• Home
  • Riau Raya
  • Waah..!! Camat yang Satu Ini Patut Jadi Contoh Masyarakatnya Soal Bertani
Selasa, 09 Februari 2016 15:46:00

Waah..!! Camat yang Satu Ini Patut Jadi Contoh Masyarakatnya Soal Bertani

panen padi Dusun Nyatuh Desa Batang Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah mulai Ia panen.
PULAU MERBAU, RIAUONE.COM - Upaya memotivasi masyarakatnya untuk bercocok tanam, terutama bertani sawah terus saja dilakukan Camat Pulau Merbau, H Edi M Nur.
 
Betapa tidak, ditengah kesibukannya bertugas sebagai abdi negara dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat, dia juga memiliki sebidang tanah berukuran kurang lebih 0,5 hektar yang saat ini berisi penuh dengan padi yang sudah menguning.
 
Bahkan, sejak dua hari belakangan (Sabtu kemarin), padi miliknya yang berlokasi di Dusun Nyatuh Desa Batang Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah mulai Ia panen.
 
"Sebenarnya ini saya lakukan untuk memotivasi masyarakat. Sebab, dengan bertani sawah ini, setidaknya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Disamping bisa memenuhi kebutuhan akan beras. Untuk itulah, saya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur dengan bercocok tanam terutama padi," ungkap H Edi, didampingi Kepala Desa Batang Saidul Qadis, Senin (8/2/2016), dilokasi panen.
 
Dijelaskan Saidul pula, di desanya tersebut saat ini sudah dicetak sawah sekitar 100 hektar yang dikelola Gapoktan An-Nabati. Gapoktan ini sendiri terdiri dari 4 sub kelompok.
 
"Petani kita sudah mulai panen. Hasil padi untuk tahun ini agak berkurang, karena bertepatan musim panas. Biasanya per hektar bisa menghasilkan 3,5 ton beras," beber Saidul.
 
Sementara itu, salah seorang petani setempat, Gito, mengaku dirinya sangat bersyukur, karena dengan bertani sawah dia mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Bahkan, Gito bersama istri dan anak-anaknya mampu menggarap lahan hingga belasan hektar untuk ditanami padi.
 
"Syukur alhamdulillah, berkah bertani sawah sudah saya rasakan. Ya, setidaknya hasil panen padi kami lebih dari cukup untuk stok beras selama setahun, disamping untuk dijual," tutur Gito.(uzi)
Share
Berita Terkait
  • 9 tahun lalu

    Dari Swasembada, Surplus dan Kini Impor Beras, ada Permainan?

    NASIONAL, - Pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras 500 ribu ton. Impor beras khusus ini disebut untuk mengisi kekurangan stok.   Menteri Pertanian Andi Amran
  • 9 tahun lalu

    Mematikan Sawah Padi Indonesia, RI Impor 500.000 Ton Beras dari Thailand dan Vietnam

    JAKARTA-Pemerintah memutuskan untuk melakukan impor 500.000 ton beras dari Thailand dan Vietnam. Langkah tersebut untuk menangani kelangkaan stok beras di pasaran dan kenai
  • 9 tahun lalu

    Perakit Sagu di Meranti Diterkam Buaya Muara

    TEBINGTINGGI TIMUR - Seorang Warga Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Kamis malam kemarin diterkam Buaya.
     
    Kejadi
  • 10 tahun lalu

    Buka Lokakarya DPPKPT, Sekda Minta Perencanaan Sesuai Karakteristik dan Kebutuhan Masyarakat

    SELATPANJANG, MERANTI, ROC - Beragam persoalan wilayah pesisir menjadi isu strategis yang harus segera diselesaikan pemerintah. Penyelesaiannya harus dengan penyusunan pere
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified