Selasa, 21 Maret 2017 07:51:00
Advertorial
Wardan : Tugas Pembangunan Harus Diselesaikan, Meski Banyak Kendala
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - secara umum, pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memang kerap dihadapkan dengan persoalan kondisi geografis yang sulit, baik berupa kontur tanah yang tidak begitu keras, maupun siklus pasang - surut air sungai yang berimbas negatif.
Beberapa kendala yang dihadapi tersebut, tentunya akan berpengaruh dalam pelaksanaan pembangunan dalam berbagai sektor, seperti infrastruktur, kesehatan, perkebunan, kelautan dan lainnya.
Meski demikian, Bupati Inhil HM Wardan tetap bertekat meski dengan banyak kendala, tugas pembangunan yang sudah menjadi program Pemerintah Kabupaten harus diselesaikan.
"Kita tetap diharuskan untuk menyelesaikan tugas pembangunan ini, meski dengan banyak kendala," tegas Bupati Wardan saat melantik Pejabat (Pj.) Kepala Desa (Kades) Air Balui dan meresmikan pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) se-Kecamatan Kemuning yang dipusatkan di Desa Air Balui, Senin (20/3/2017).
Dengan kendala yang kerap dihadapi ini pula, dikatakan Wardan, nominal anggaran dana yang dialokasikan untuk pembangunan, seakan tidak ada artinya.
Selanjutnya, Wardan menjelaskan, dalam 3 tahun era kepemimpinannya, pembangunan di Kabupaten Inhil, memang difokuskan ke wilayah perdesaan.
"Indikatornya, dapat dilihat dari beberapa sumber keuangan yang digunakan, memang mayoritas dialokasikan untuk pembangunan wilayah perdesaan," katanya.
Sedangkan program DMIJ, disebutkan Wardan, secara khusus difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
"Indikator pemberdayaan tersebut adalah partisipasi masyarakat, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian pembangunan. Fokus juga menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur," tukasnya.
Namun, diungkapkan Wardan, masih terdapat beberapa ruas jalan yang belum terbangun. Kedepan, Wardan berharap agar tugas pembangunan yang belum selesai tersebut, dapat dilaksanakan sesegera mungkin.
Selain pelantikan dan peresmian pelaksanaan DMIJ yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, juga dilaksanakan pengukuhan organisasi masyarakat Kecamatan Kemuning, diantaranya Paguyuban Masyarakat Jawa (Pamaji) Kecamatan Kemuning, Ikatan Keluarga Minang Mufakat (IKMM) Kecamatan Kemuning, Forum Komunikasi Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kecamatan Kemuning, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Kemuning.(adv/san)
Share
Komentar










