- Home
- Riau Raya
- Bulan Februari dan Maret ini Menurut BMKG Cuaca Panas, Herliyan : Camat diminta Waspada

Rabu, 21 Januari 2015 15:58:00
Bulan Februari dan Maret ini Menurut BMKG Cuaca Panas, Herliyan : Camat diminta Waspada
riauonecom, Bengkalis, - Bulan Februari dan Maret ini menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca akan sangat panas disertai dengan tiupan angin yang kencang. Disengaja atau tidak, kondisi demikian dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Untuk itu, kepada camat di Kabupaten Bengkalis selama ini kerab terjadi dan menjadi ‘langganan’ Karhutla, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh minta agar meningkatkan kewaspadaan. Kecamatan dimaksud diantaranya Siak Kecil, Bukit Batu, Siak dan Bengkalis.
“Seluruh camat, termasuk kepala desa yang wilayahnya sering mengalami Karhutla, harus senantiasa siaga dan bergerak cepat bila mengetahui adanya Karhutla di wilayah masing-masing”, tegas Herliyan.
Hal itu disampaikan Bupati ketika membuka Rapat Tim Pengendalian Karhutla dan Rencana Aksi Karhutla Kabupaten Bengkalis tahun 2015, Rabu (21/1/2015). Rapat yang dihadiri seluruh pemangku kepentingan terkait di daerah ini, dilaksanakan di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis.
Selain Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno, Kajari Mukhlis, Kapolres AKBP A. Suryadi dan Dandim 0303/Bengkalis Letkol (Arh) Wachyu Dwi Haryanto, juga hadir dalam rapat yang ditaja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Kabupaten Bengkalis tersebut.
Kepada seluruh Kepala Desa (Kades) yang hadir, Bupati juga mengingatkan agar tidak menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di lahan yang tidak jelas. Apalagi pada lahan yang masih berstatus hutan.
Sebab, katanya, persoalan lahan akhir-akhir ini sangat kompleks. Bukan hanya persoalan statusnya yang tidak jelas, melainkan juga mengarah kepada isu-isu lingkungan seperti kabut asap akibat dari membuka lahan dengan cara membakar.
“Salah satu penyebab awal terjadinya Karhutla karena SKT yang dikeluarkan Kades. Karenanya jangan mudah menerbitkan SKT. Harus hati-hati. Apalagi SKT itu untuk kawasan yang masih berstatus hutan”, pesan Herliyan. (zar).
Share
Berita Terkait
Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya
DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
Pertandingan PSM Makassar dan Persijap Jepara Hasil Imbang, Mario Lemos Belum Puas
BOLLA, - Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara telah berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Hasil akh
Raksasa elektronik asal Jepang, Panasonic Umumkan PHK 10.000 Karyawan, Ekonomi Lagi Sulit
DUNIA, TEKNO, - Raksasa elektronik asal Jepang, P
Komisi I DPR RI Minta TNI yang menjabat di luar 14 K/L agar segera mengundurkan diri atau Pensiun sebagai Prajurit
NASIONAL, POLITIK, - Komisi I DPR RI Minta TNI
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










