• Home
  • Riau Raya
  • Bupati Herliyan meresmikan pembangkit listrik tenaga surya di Kecamatan Rupat
Rabu, 22 Juli 2015 15:58:00

Bupati Herliyan meresmikan pembangkit listrik tenaga surya di Kecamatan Rupat

PLN kita
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC, - Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini. Betapa tidak, hampir semua aktivitas manusia berhubungan dengan listrik. Seiring dengan bertumbuhan ekonomi dan tingkat populasi penduduk di Kabupaten Bengkalis yang semakin tinggi, maka permintaan akan energi listrik di daerah ini juga bertambah.
 
“Oleh karena itu, berbagai upaya, khususnya dalam 5 tahun terakhir terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis agar dapat membantu mempercepat terpenuhinya kebutuhan energy listrik masyarakat tersebut. Khususnya melalui pembangunan jaringan,” jelas Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, di beberapa kesempatan.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Bengkalis H TS Ilyas menjelaskan, pada akhir tahun 2010, jumlah desa di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang sudah menikmati aliran listrik dari PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya 61 desa. Atau 73,49% dari total 83 desa yang ada kala itu.
 
Sedangkan 22 desa lainnya, karena keterbatasan pembangunan ketenagalistrikan, kalaupun telah menikmati listrik, hanya terbatas pada listrik desa yang tentunya hanya hidup di malam hari. Tidak bisa menyala selama 24 jam.
 
Supaya listrik mengalir sampai ke seluruh desa, imbuh TS Ilyas, sejak tahun 2011 sampai 2014, Pemkab Bengkalis melalui Distamben, telah membangun jaringan listrik sepanjang 485,082 kilometer sirkuit (kms). Baik itu Jaringan Tegangan Menengah (JTM) atau pun Jaringan Tegangan Rendah (JTR), serta gardu 189 unit,  dengan total anggaran  sebesar Rp. 123.386.542.390.
 
“Sementara tahun 2015, panjang jaringan yang akan dibangun 175,246 kms dan gardu 68 unit dengan pagu anggaran yang dialokasikan sebesar Rp. 66.586.819.000,” terang TS Ilyas.
 
Dikatannya, sampai akhir tahun 2014, dari 136 desa (termasuk desa pemekaran), jumlah desa yang telah dapat menikmati aliran listrik dari PT (Persero) PLN berkat bantuan pembangunan jaringan dan gardu melalui Distamben ini, sebanyak 120 desa atau 88,24%. Meningkat 96,72% dibandingkan awal tahun 2010.
 
“Di akhir tahun 2015, jumlah desa yang sudah dapat dialiri listrik PT PLN, ditargetkan bertambah menjadi 132 desa atau 97,06%. Meningkat 116,39% dibandingkan awal tahun 2010,” ungkap TS Ilyas, seraya mengatakan target tersebut optimis tercapai. (zar/hms).
Share
Berita Terkait
  • 24 jam lalu

    Rhenus and shipzero launch strategic partnership to scale Book and Claim across air, ocean and road transport

  • 24 jam lalu

    Air India Partners with Volantio to Enhance Passenger Experience

    India's leading global airline now uses Volantio's demand reallocation platform to improve flight capacity management

  • 5 hari lalu

    Unlock a citywide Halloween celebration as spooky attractions and haunting nightlife take over this October

    Unlock a citywide Halloween celebration as spooky attractions and haunting nightlife take over this October 2026

  • 4 minggu lalu

    International Conference of the Modernization of Chinese Medicine & Health Products (ICMCM) gathers global experts in Chinese Medicine

    Concurrent Food Expo features "Multi-Facets of Chinese Medicine" exhibition
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified