Kamis, 11 Juni 2015 20:32:00

Ikut KB Juga Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

serahkan kartu jamkesda
RIAUONE.COM, BANTAN, BENGKALIS, ROC, - Keikutsertan program keluarga berencana (KB) selain untuk menekan angka pertumbuhan penduduk, juga dapat menekan angka kematian ibu melahirkan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendurung pasangan usia subur (PUS) untuk ikut mensukseskan program KB.
 
Demikian sambutan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh seperti disampaikan Asisten Tata Pemerintahan, Amir Faisal pada pencanangan Bulan Bhakti TNI Manunggal KB Kesehatan Tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2015, dipusatkan di Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kamis (11/6/2015).
 
Menurutnya, secara garis besar kasus kematian ibu melahirkan disebabkan oleh faktor terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu rapat jarak kalahiran dan terlalu sering melahirkan.
 
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis tahun 2014 jumlah kasus kematian ibu melahirkan mencapai 13 kasus yang disebabkan pendarahan, eklamasi serta sebab lainnya. Sedangkan jumlah kematian bayi baru lahir (neonatal) umur 0-28 hari sebanyak 47 kasus. Penyebab utama kematian neonatal karena berat badan lahir rendah, aspeksia, prematur dan sebab lainnya.
          
Untuk mengurangi resiko angka kematian ibu, Amir menghimbau kepada ibu-ibu agar merencanakan dan mengatur jarak kelahiran. Salah satu solusinya melalui program keluarga berencana, karena dengan ber-KB pasangan usia subur bisa memilih menunda, menjarangkan atau membatasi jumlah kelahiran. Disamping itu, program KB memberikan perlindungan kesehatan reproduksi, perlindungan hak ibu dan anak serta menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.
 
Terkait peran aktif keluarga dari PUS mengikuti program keluarga berencana, Pemkab Bengkalis pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-22 tingkat Provinsi Riau, memberikan penghargaan KB Lestari kepada sembilan pasangan suami isteri. Khusus dari Kecamatan Bantan, penghargaan Kb Lestari Kategori diatas 20 tahun, juara pertama diraih pasangan Jayan/Sumarti dari Desa Mentayan. Juara ketiga diraih Suyoto/Alfiah dari Desa Pambang Baru. Kemudian katergori diatas 10 tahun, pasangan Nurdawani/Nusmiah, Desa Selat Baru meraih gelar juara dua.
 
Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pasangan usia subur yang selalu konsisten mengikut program KB. Tak hanya itu, mereka juga secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti program KB.
 
“Saya berharap kedepan, apa yang diperoleh pasangan Jayan/Sumarti, dapat dicontoh oleh pasangan lainnya di Kecamatan Bantan dan Kabupaten Bengkalis untuk mensukseskan program KB.
 
Hadir pada pencanangan Bulan Bhakti TNI Manunggal KB Kesehatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP KB) Bengkalis, Mustafa, Kepala Staf Kodim 0303 Bengkalis, Mayor Inf Irwan, Ketua Panitia Pelaksana, Kapten Inf Imam, Camat Bantan Hendik Dwi Yatmoko, Camat Bengkalis Bengkalis, Jamaludin, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan jajaran prajurit Kodim 0303 Bengkalis. (zar/hms).
 
Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Naudzubillah, Polisi di Gerobogan ini Salah Tangkap, Pencari Bekicot di Aniaya di Paksa Ngaku


    NASIONAL, HUKRIM, - Propam Polres Grobogan tengah memeriksa an
  • tahun lalu

    Cari Elpiji Bakal Huru Hara Lagi? Pemerintah Mau Ubah Pengecer Gas 3Kg Jadi Sub Pangkalan


    NASIONAL, Jakarta - Pemerintah masih gagal menyal
  • 2 tahun lalu

    BKKBN Khawatir, Angka Kelahiran Indonesia Turun Drastis


  • 2 tahun lalu

    Alamaakk, Dipromosikan Sana Sini, IKN Belum Mampu Tarik Investor Asing


    Komentar
  • 1
    Riau Raya  5 hari lalu

    Kloter 09 BTH Gabungan Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Batam tanggal 30 April 2026

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified