
Sabtu, 29 Agustus 2015 08:52:00
JCH Bengkalis Kloter II Ziarahi Tempat Bersejarah di Madinah
ist
RIAUONE.com, MADINAH, ROC, - Pada hari kedua berada di Kota Madinah, Jamaah Calon Haji (JCH) kloter II Riau, asal Kabupaten Bengkalis memanfaatkan waktu untuk berziarah di tempat-tempat bersejarah di kota tersebut.
“Alhamdulillah, sampai hari ini kami JCH kloter II embarkasi Batam, asal Kabupaten Bengkalis masih melaksanakan shalat Arba’in. Pada waktu senggang, dimanfaatkan untuk mengunjungi tempat bersejarah di Kota Madinah,” ungkap Ketua Rombongan, Ismail Mahyudin yang disampaikan melalui layanan SMS diterima Kasubbag Peliputan dan Dokumentasi, Humas Setda Bengkalis, Sabtu (29/8/2015) sekitar pukul 02.18 WIB dini hari atau pukul 11.18 waktu Saudi Arabia.
Tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi adalah, Masjid Quba’, pasar kurma, Jabal Uhud dan Masjid Qiblatin atau Masjid 2 Kiblat. Dikatakan Ismail Mahyudin, Masjid Quba terletak di luar kota Madinah tepatnya sekitar 5 km sebelah tenggara Madinah. Masjid ini merupakan masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad tanggal 8 Rabiul Awal 1 Hijriah.
Setelah rombongan JCH Kabupaten Bengkalis melihat dari dekat Masjid Quba, perjalanan dilanjutkan mengunjungi, Pasar kurma (Madinah Dates Market) di pusat kota Madinah arah selatan Masjid Nawabi.
Jabal Uhud merupakan salah satu lokasi yang wajib dikunjungi oleh umat Islam, termasuk jamaah haji. Di tempat ini, pernah terjadi peperangan besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy pada 15 Syawal 3 Hijriyah (Maret 625 Masehi).
Dalam pertempuran tersebut yang gugur 70 orang syuhada, antara lain Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Sementara dari kafir Quraisy sebanyak 22 orang.
Perjalanan ziarah JCH Kabupaten Bengkalis dari kloter II, dilanjutkan ke Masjid Qiblatin atau Masjid 2 Kiblat. Masjid yang sebelumnya bernama Bani Salamah ini terletak di Quba, tepatnya di atas sebuah bukit kecil di sebelah utara Harrah Wabrah, Madinah, menjadi saksi perpindahan arah kiblat umat Islam.
Sejarah masjid dua kiblat ini diawali dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW beserta beberapa sahabat ke Salamah untuk menenangkan Ummu Bishr binti al-Bara yang ditinggal mati keluarganya pada bulan Rajab tahun 2 Hijriyah. Ketika Rasulullah menjadi imam shalat Zhuhur di Masjid Bani Salamah, dua rakaat pertama shalat Zhuhur masih menghadap Baitul Maqdis, sampai akhirnya malaikat Jibril menyampaikan wahyu pemindahan arah kiblat.
Mantan Widyaswara di Badan Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Kabupaten Bengkalis, mengatakan sejauh ini kondisi JCH kloter II asal Kabupaten Bengkalis dala kondisi sehat, beliau berharap doa dari seluruh keluarga dan masyarakat di Kabupaten Bengkalis. (zar/hms)
Share
Berita Terkait
Kloter 09 BTH Gabungan Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Batam tanggal 30 April 2026
BENGKALIS, - Kloter 09 BTH Gabungan Calon Jemaah Haji Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Ba
Kisah Sejarah, Pompeii Musnah Karena Azab Allah, Kisahnya Tercantum Dalam Al Quran
DUNIA, Pompeii - Para arkeolog yang meneliti Kota Pompeii menemukan fakta baru yang mengerikan. Pada 28 Mei 2018 lalu, tim arkeolog mendapati sebuah kerangka dalam posisi yang m
Terkait Kasus Ledakan Kilang Pertamina RU II Dumai, Petugas RS Pertamina Dumai Larang Wartawan Lakukan Peliputan
DUMAI, RIAU, - Kepastian Jumlah korban serta kondisi mereka pasca terjadinya ledakan di Kilang Pertamina RU II Dumai masih belum diketahui secara pasti. Petugas Rumah Sakit (RS)
Libur Hari Besar PT KPI RU II Dumai Beroperasi Normal, Pasokan BBM dan LPG Aman
RIAU, Dumai, 25 Desember 2021 - Pertamina melalui Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit Dumai m
Komentar










