
Sabtu, 16 Mei 2015 10:09:00
Pemprov Riau Desak 9 Daerah Tandatangani NPHD
RIAUONE.COM, PEKANBARU, ROC - Pemerintah Provinsi Riau mendesak 9 Pemerintah Kabupaten/Kota segera menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPDH). Pasalnya, NPHD tersebut sebagai dasar dan sumber dana KPU untuk penyelenggaraan Pilkada yang bakal digelar serentak akhir tahun ini.
Hal ini diungkapkan Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Jumat (15/5/2015). Menurut Ahmad Syah, dalam rakor yang digelar beberapa waktu lalu, memang Kesembilan daerah yakni Inhu, Kuansing, Kampar, Rohul, Rohil, Siak, Bengkalis, Meranti, Dumai sudah berkomitmen mengalokasikan anggaran Pilkada yang ada dalam NPHD.
"Soal dana Pilkada saya rasa tidak ada masalah. Dalam rakor beberapa waktu lalu Kesembilan daerah sudah menyatakan komit mensukseskan Pilkada serentak ini. Jadi paling lambat 18 Mei, NPHD itu sudah harus diteken," pungkasnya.
Artinya kata Ahmad Syah, masih ada waktu tiga hari kedepan bagi Pemkab dan Pemko untuk meneken NPHD tersebut. "Dalam tiga hari ini akan kita kawal terus ini. Kita nanti juga akan brainstroming kabupaten dan kota supaya menggesa ini," tukasnya.
Disinggung jika ada daerah yang lalai dalam hal ini belum meneken NPHD hingga batas akhir 18 Mei, Ahmad Syah enggan berspekulasi. "Saya rasa, sebaiknya kita tunggu 18 Mei saja. Karena dari segi kemampuan, daerah ini mampu menyediakan anggaran Pilkada ini," tukasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau mengancam menunda pelaksanaan Pilkada tahun ini menjadi 2017 mendatang, menyusul tak kunjung dialokasikannya dana untuk Pilkada secara serentak.
"Jika kepala daerah yang daerahnya dijadwalkan melaksanakan Pilkada tahun ini tidak juga menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPDH), paling lambat tanggal 18 Mei 2015 ini (maka ditunda,red)," tegasnya.
Penundaan sambungnya, sesuai dengan aturan pada pasal 8 Peraturan KPU RI nomor 2 tahun 2015 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur, bupati dan wali kota, maka KPU bisa memutuskan atau menetapkan Pilkada di daerah itu ditunda hingga 2017.
"Kalau tidak ada dana maka tidak bisa dilaksanakan tahapan. Tidak mungkin KPU siap melaksanakan tahapan jika tidak ada anggaran," urainya. (rhc/roc)
Share
Berita Terkait
Kloter 09 BTH Gabungan Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Batam tanggal 30 April 2026
BENGKALIS, - Kloter 09 BTH Gabungan Calon Jemaah Haji Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Ba
Kasus Oplos BBM Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Migas ESDM
NASIONAL, HUKRIM, - Pihak Kejaksaan Agung (K
Elpiji di Permainkan, Harga Elpiji 3Kg Asli-nya Rp12.759, Bahkan di Kota Dumai Kota Pengolah Elpiji 3Kg ini Pernah Sampai Rp35 Ribu
NASIONAL, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa harga gas elpiji 3 kilogram (kg) semestinya hanya Rp 12.750
Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di DPRD Riau, Ada 35 Ribu Tiket Pesawat Fiktif, Tokoh Anti Korupsi Minta Usut Semua Terlibat
PEKANBARU, - Mengerikan dan sangat dahsat negeri ini, dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Riau tentunya tidak hanya di lakukan segelintir orang, dicurigai bahwa SPPD fikti
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










