
Selasa, 17 November 2015 14:21:00
Rakor Perbatasan, SKPD dituntut harus Kreatif Buat Program Kawasan Perbatasan
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, ROC, - Kepala SKPD dituntut untuk lebih kreatif dan sinergi dalam membuat program skala prioritas pembangunan kawasan perbatasan. Langkah ini penting untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan.
“Untuk melaksanakan pembangunan di kawasan perbatasan, kami harap kepada SKPD terkait atau landing sector untuk sinergikan program kegiatannya. Kepala SKPD harus kreatif menggait program dan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga dapat dilaksanakan di kawasan perbatasan,” ungkap Plt Asisten III Setda Bengkalis, Hermanto, membacakan amanat Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie saat membuka Rapat Koordinasi Perbatasan, di Hotel Marina, Selasa (17/11/2015).
Rakor perbatasan ini dihadiri lima camat di kawasan perbatasan, Kepala SKPD, dan narasumber Kepala BPP Provinsi Riau, Marto Saputra, Kepala Bidang Kerja sama BPPT dan Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan pada Biro Perencana Kerja sama dan Hukum BNPP RI Andriana B Sunbanu,
Dikatakan Hermanto, sektor pembangunan yang menjadi skala prioritas di kawasan perbatasan seperti pembangunan sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, perikanan dan kelautan, sektor pariwisata maupun program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah perbatasan.
Terlebih kata Hermanto, sejauh ini pemerintah pusat telah melakukkan percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui inisiasi program unggulan yaitu pengembangan kawasan beranda indonesia (PKBI). Ini sejalan dengan konsep nawacita ketiga membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. “Program ini, sejalan dengan program yang dilaksanakan oleh Pemkab Bengkalis. Makanya kita harus bisa menggait program-program pusat agar bisa dilaksanakan di daerah kita,” tandasnya.
Lebih lanjut Hermanto mengatakan, persoalan yang dirasakan oleh masyarakat di kawasan perbatasan di Kabupaten Bengkalis ini, diantaranya masalah abrasi pantai. Terkait persoalan abrasi ini, sejauh ini kabupaten bengkalis telah melaksanakan berbagai program penanggulangan, namun karena kawasannya sangat luas, sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Kemudian menyangkut masalah penyeludupan dan peredaran narkoba yang berasal dari negeri jiran. Kedua persoalan ini merupakan masalah klasik yang butuh penanganan serius dari aparatur pemerintah maupun keamanan.
“Disamping itu, hal lain yang cukup penting untuk didiskusikan dalam rapat koordinasi ini adalah peran daerah perbatasan dalam menghadapi persaingan global, karena kita pasti tidak mau asian economy community 2015 hanya menguntungkan negara lain dan kita menjadi sebatas pelengkap,” tandas mantan Kadis Kesehatan ini. (zar/hms).
Share
Berita Terkait
Wabup Meranti Minta Kades dan SKPD Tingkatkan Koordinasi
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, meminta seluruh Kepala Desa, Lurah, Camat dan SKPD untuk lebih meningkatkan koordinasi dalam perencanaan,
Gubri Evaluasi Kinerja SKPD, Realisasi di Ciptada Paling Rendah
PEKANBARU - Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Day Air (Ciptada) Riau Dwi Agus Sumarsono masih tetap menjadi perhatian karena tak bisa menggenjot realisasi yan
Tagihan Capai Rp38 M Pertahun, Pemakaian Listrik SKPD Riau kini Dipantau Melalui Aplikasi Online
PEKANBARU - Tagihan listrik di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau capai Rp38 miliar pertahunnya. Melalui Riau Energi Saving Goverment Office
Kemendagri: 20 sampai 30 Persen SOTK akan dipangkas
PEKANBARU, RIAU, - Kementerian Dalam Negeri mencatat kebijakan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










