Minggu, 14 September 2014 22:25:00
Rusak dan tidak Layak Konsumsi, Beras Bulog Dumai Dikeluhkan Warga
riauonecom, Dumai, roc - Kelurahan Dumai Kota mengaku kecewa dengan kiriman beras yang didistribusikan oleh Bulog Dumai, karena kualitas beras tidak layak konsumsi.
Hal tersebut dilaporkan warga, warga pun mengembalikan beras miskin itu ke kantor lurah.
Lurah Dumai Kota Agus Gunawan tidak mengira jika beras yang dibagikan tidak layak konsumsi. Karena, kantor Bulog Kota Dumai sebelumnya mengatakan kalau beras yang bakal dibagikan sudah melalui pengecekan secara ketat.
"Pengecekan seperti apa yang dilakukan Bulog, saya juga tidak paham. Saya langsung menelepon kantor Bulog dan melaporkan kejadian yang dialami masyarakat soal beras yang diterimanya tak layak konsumsi," ujar akhir pekan ini.
Tidak tanggung-tanggung, jumlah beras yang tidak layak konsumsi itu mencapai 1,2 ton atau 80 karung. Namun, yang baru diganti pihak Bulog baru 5 karung, atau sebagian kecil dari jumlah kerusakan.
"Awalnya pihak kantor Bulog mengatakan hanya lima karung yang bisa diganti. Padahal, kerusakan sangat banyak. Kami juga mendesak Bulog mengganti keseluruhan yang rusak," katanya.
Dalam waktu dua atau tiga hari ke depan, Agus Gunawan menggaransi akan mendapatkan ganti dari Bulog. Karena, setelah pihaknya mendesak penggantian beras, pihak Bulog menyetujui.
"Makanya saya sampaikan ke warga agar bersabar dulu, menjelang dua atau tiga hari kedepan ini. Kita juga sudah mendesak pihak Bulog untuk segera mengganti besar yang disalurkan tak layak konsumsi itu," katanya.
Sumineh, warga penerima beras Bulog di Kelurahan Dumai Kota mengakui beras itu tidak layak dimakan, " Itu bukan beras untuk manusia, itu beras untuk ayam. Di kasih beras tetapi busuk, buat apa," kesal Sumineh.
Sebelumnya, Bulog juga diserang warga Bukit Datuk, karena beras yang dibagikan tidak layak konsumsi. Namun, warga belum sempat memasak, karena mengetahui beras yang diterimanya berkutu.
Selain itu, data penentuan penerimaan beras juga diprotes warga. Sebab, data yang digunakan untuk tahun 2014 ini berdasarkan Data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2011 lalu.
Di Kelurahan Dumai Kota, penerima beras Bulog berkurang dari tahun 2013. Tahun ini, hanuya 204 KK yang ditetapkan sebagai penerima beras Bulog dari 347 di tahun lalu.
"Kami diprotes warga bersama-sama. Terpaksa kami mengundang BPS, bagaimana ia mendampingi kami saat pembagian. Karena data itu hasil olahan dari TNP2K," imbuhnya. (rhc/roc/net).
Share
Berita Terkait
BAPER JILID VII: Bazar & Pagelaran Seni Remaja Rutin PIK-R ASIK SMKN 1 Dumai Meriahkan Hari Remaja Internasional
PENDIDIKAN, DUMAI, - Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) ASIK
Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya
DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
Pertandingan PSM Makassar dan Persijap Jepara Hasil Imbang, Mario Lemos Belum Puas
BOLLA, - Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara telah berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Hasil akh
Komisi I DPR RI Minta TNI yang menjabat di luar 14 K/L agar segera mengundurkan diri atau Pensiun sebagai Prajurit
NASIONAL, POLITIK, - Komisi I DPR RI Minta TNI
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










