• Home
  • Riau Raya
  • BLH Akan Tinjau Kerusakan Kebun Warga Akibat PT IJA
Senin, 22 Februari 2016 08:10:00

Advertorial

BLH Akan Tinjau Kerusakan Kebun Warga Akibat PT IJA

BLH Inhil, akan turun ke Desa Sungai Bela kerusakan lahan warga yang disinyalir akibat pembukaan lahan PT Indogreen Jaya Abadi.
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dalam waktu dekat ini akan turun ke Desa Sungai Bela, untuk meninjau kerusakan lahan warga yang disinyalir akibat pembukaan lahan PT Indogreen Jaya Abadi.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BLH Helmi D, kepada awak media , kemaren. Dijelaskannya, tujuan mereka turun untuk mengkroscek langsung ke lapangan terkait keluhan warga selama ini.
 
"Kita upayakan dalam waktu dekat inilah untuk turun ke lapangan," tegasnya.
 
Helmi berjanji untuk mencek kembali kelengkapan dukomen Amdal perusahaan anak Surya Dumai tersebut. Diakuinya, karena baru menjabat sebagai Kepala BLH, jadi belum sepenuhnya mengetahui kelengkapan Amdal PT IJA.
 
Sebelumnya masyarakat disana dalam waktu dekat, berencana akan melakukan aksi ke Tembilahan guna menuntut perbaikan kebun mereka oleh perusahaan Indogreen Jaya Abadi (IJA).
 
"Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan aksi di Tembilahan. Kita, menuntut PT IJA memperbaiki dan mengembalikan lahan kami sebelum mereka beroperasi di kawasan kami," ujar Hirman Abdullah tokoh masyarakat Sungai Bela yang didampingi Kepala Dusun Sungai Batang dan warga, Asarkini Putra, Kaharudin dan Safri.
 
Sementara itu Asarkani Putra mengatakan, gara- gara PT IJA masuk ke daerah ini, kehidupan warga jadi susah. Kebun jadi rusak karena serangan hama dan terkena air asin.
 
"Sebelum ini, Dusun Sungai Batang adalah daerah penghasi sayur-sayuran. Tapi sekarang jadi mati karena terendam air asin," katanya.
Sebelumnya, ada sekitar 135 KK warga yang tinggal di Dusun Sungai Batang ini. Tapi sekarang sudah puluhan KK yang eksodus ke daerah lain, akibat lahan perkebunan sudah tidak produktif lagi.
 
"Kita akan memperjuangkan lahan perkebunan kita seperti sedia kala. Termasuk akan adanya aksi yang kita lakukan bersama warga dari dusun lainnya seperti dari Sungai Bungus, Sungai Ular dan beberapa warga dusun lainnya," tukasnya. (adv/san)
Share
Berita Terkait
  • 10 tahun lalu

    Pemkab Inhil Inventarisir Dugaan Pelanggaran Perizinan PT IJA

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, INHIL, ROC, - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir saat ini sedang melakukan inventarisir berbagai dugaan pelanggaran ketentuan me
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified