• Home
  • Riau Raya
  • Bupati Bangga Umat Muslim Inhil Selalu Ramaikan Hari Besar
Rabu, 14 Desember 2016 15:40:00

Advetorial

Bupati Bangga Umat Muslim Inhil Selalu Ramaikan Hari Besar

RIAUONE.COM, TEMBILAHAN -- Bupati HM Wardan mengaku bangga saat melihat umat islam di Kabupaten Inhil yang selalu ramai saat menghadiri hari besar islam.
 
Hal itu diutarakannya saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, bertempat di gedung daerah Engku Kelana Tembilahan, Selasa 13 Desember 2016.
 
Maulid Nabi yang dilaksanakan PHI ini selain dihadiri Bupati HM Wardan, kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Unsur Forkopimda Indragiri Hilir (Inhil), sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil serta anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Inhil dengan mengahdurikan penceramah Ustadz Zulhendri Rais, LC. MA.
 
"Saya merasa bangga, senang, bahagia ketika hari besar agama islam selalu dipenuhi oleh umat untuk menghadiri acara yang kita laksanakan," ujar Bupati yang dikenal agamis itu.
 
Selain itu dikatakannya, peringatan Maulid Nabi dengan mengangkat tema "Mari kita pelihara persatuan dan kesatuan kerukunan umat beragama dalam bingkai negara Kesatuan Indonesia (NKRI)" menurutnya sangat tepat dengan kondisi negara saat ini.
 
"Dengan tema ini, saya terinspirasi melihat kondisi negara kita saat ini, kita lihat dari media, betapa umat islam sekarang ini diuji, kita berkaca dari peristiwa 2 Desember," katanya.
 
Apalagi diungkapkannya, umat islam itu besar dan kompak, ketika diarahkan untuk kegiatan keagamaan, tentu itu menunjukan kekompakan dari berbagai lapisan baik masyarakat, pejabat, maupun TNI/Polri.
 
"Ini menyadarkan kita memberikan spirit kepada kita untuk sadar untuk memahami nilai keagamaan agar kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.
 
Sementara itu Ustadz Zulhendri Rais, LC. MA dalam tausiahnya menyampaikan menurut fatwa seorang Ulama besar, Asy-Syekh Al Hafidz As-Suyuthi menerangkan bahwa mengadakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, dengan cara mengumpulkan banyak orang, dan dibacakan ayat-ayat al-Quran dan diterangkan (diuraikan) sejarah kehidupan dan perjuangan Nabi sejak kelahiran hingga wafatnya, dan diadakan pula sedekah berupa makanan dan hidangan lainnya dengan cara yang tidak berlebihan adalah merupakan perbuatan Bid’ah hasanah, dan akan mendapatkan pahala bagi orang yang mengadakannya.
 
"Karena itu bentuk wujud kegembiraan, dan kecintaan umat Islam terhadap Rasulullah SAW," pungkasnya.(adv)
 
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified