
Jumat, 23 Desember 2016 09:46:00
Advertorial
Bupati Inhil Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Kekerasan
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Sempena peringatan Hari Ibu tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mengajak kepada semua untuk mewujudkan Indonesia bebas kekerasan terhadap perempuan dan anak.
"Sesuai dengan tema dari peringatan Hari Ibu yang ke 88 ini adalah kesetaraan Laki-Laki dan perempuan untuk mewujudkan Indonesa yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap Perempuan." kata Bupati Inhil, HM Wardan di Tembilahan, Kamis, (22/12 /2016)
Bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan hari ibu yang bertepatan pada tanggal 22 Desember ini, Bupati Inhil Wardan membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bahwa peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya.
"Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan," ucapnya.
Hari ibu indonesia lahir dari pergerakan bangsa indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.
Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui kongres perempuan pertama 22 desember 1928 di yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan indonesia.
Selanjutnya Wardan dalam sambutannya juga mengatakan, tentunya kiprah ibu atau fitrah kaum wanita dalam membantu mengisi pembangunan memang sangat kita rasakan. selama ini keikut sertaan kaum ibu sangat bearti sekali.
"Hal ini saya rasakan melalui program yang mengikutsertakan kaum perempuan, kegiatan yang dilaksanakan selalu menghasilkan hal yang baik," ungkapnya.
Hal ini menunjukan bahwa perempuan memang memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, amanah, serta mampu menjalankan perintah dan kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
Ia berharap, bersama dengan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu, yang mana juga diperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, untuk lebih meningkatkan kebersamaan dan meningkatkan kegiatan sosial.
Dengan kebersamaan, kata dia, persoalan–persoalan sosial yang timbul di masyarakat akan dapat diatasi. Oleh karena itu kesetiakawanan sosial dengan didasari oleh semangat gotong royong harus selalu ditanamkan kepada seluruh komponen bangsa.
"Sebagai bangsa yang merdeka, mari kita bangun kebersamaan, kesampingkan dahulu warna perbedaan dan ego kita, saya yakin dan percaya dengan jiwa kesetiakawanan sosial, apa yang kita cita citakan dalam mewujudkan keadilan sosial akan tercapai," ujarnya.(adv/san)
Share
Komentar










