
Rabu, 10 Februari 2016 14:51:00
Di Tembilahan, Gepeng Terus Menjamur
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, ROC - Layaknya kota-kota besar persoalan penyakit sosial masyarakat seperti gelandangan dan pengemis (Gepeng) menjadi pekerjaan rumah pemerintah Kabupaten Indragiri hilir (Inhil).
Betapa tidak, hal ini dikarenakan banyaknya para Gepeng yang terus menjamur di berbagai tempat keramaian di Ibukota kabupaten Inhil, Tembilahan.
Dari pantauan di lapangan, para Gepeng banyak bermunculan di sekitar wilayah Tembilahan kota, dan di Wilayah Tembilahan hulu yaitu di Warung-warung kopi, dipasar-pasar, seperti pasar kayu jati, pasar trapung, pasar pagi Tembilahan.
Berbagai macam cara dilakukan para Gepeng itu, mulai dari yang beroprasi sendiri dan ada juga yang membawa orang yang cacat pisik ketika beroprasi, serta yang mengharukannya lagi ada satu keluarga menjadi Gepeng dan beroprasi dari pagi sampai kemalam hari.
Langkah kongkrit dan tindakan cepat harus diambil Pemerintah kabupaten (Pemkab) Guna mengantisipasi hal tersebut.
"Pemerintah harus cepat tanggap terkait persoalan Menjamurnya para Gepeng di Inhil ini, sebelum ini menjadi persoalan yang sangat sulit untuk diatasi seperti di yang sering kita lihat dikota-kota besar," ungkap Muhammad Guntur Ketika berbincang dengan dengan wartawan beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu H. Junaidi selaku Kasubag Perencanaan Dinas Sosial (Dinsos) Inhil, saat dikonfirmasi terkait dengan langkah kongkrit Dinsos untuk menindak banyaknya Gepeng yang bermunculan di Ibukota Kabupaten Inhil ini mengatakan, sesuai dengan tupoksinya tugas menindak dan menangkap untuk hal-hal seperti Gepeng yang menganggu ketertiban umum itu tidak sepenuhnya tugas Dinsos, karena untuk yang mengganggu ketertiban umum itu ialah tugas satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP).
"Koordinasi antar instansilah yang diperlukan dalam hal ini, karena bukan wewenang kita untuk mengambil Gepeng itu secara langsung,"sambungnya lagi.
Untuk melakukan pembinaan para Gepeng itu, tangannya, barulah tugas Dinsos. "Kita siap turut serta lah untuk melakukan pembinaan Gepeng ini, akan tetapi untuk menertibkan Gepeng yang berkeliaran di tempat-tempat keramaian yang ada, itu bukan tugas kita," Jelas H. Junaidi Lagi, Selasa (09/02/16). (*)
Share
Berita Terkait
Sedang Angkut Penumpang, Kapal dari Tembilahan Inhil Riau Tenggelam 22 Penumpang Selamat
PEKANBARU - Kapal yang mengangkut 22 penumpang dari Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau mengalami kecelakaan.
Video kapal kecelakaan di sungai Indragiri itu vi
H Dani M Nursalam dan H Ferryandi Hadiri Undangan Buka Bersama Mitra Wartawan Inhil
INHIL, TEMBILAHAN - H Dani M Nursalam dan H Ferryandi, dua politisi yang namanya santer akan mengisi bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pa
Dalam Safari Ramadhan di Sungai Batang, Bupati Wardan Serahkan Al-Qur'an Dan Santuni Anak Yatim
INHIL, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir HM Wardan bersilaturahmi atau safari Ramadhan di Kecamatan Sungai Batang pada hari ke-16 Ramadhan 1442 H, rabu (28/04/2021).
Sekali Jalan, Sambil Safari Ramadhan Ke Pulau Burung, Wabup SU Inhil Resmikan Jembatan Penghubung
INHIL, TEMBILAHAN -Selasa (27/4/2021), Wakil Bupati H.Syamsuddim Uti lakukan safari ramdhan ke pulau burung sekaligus meresmikan jembatan penghubung antara RW yang ada di Desa P
Komentar










