
Selasa, 01 Desember 2015 18:00:00
MPI Tolak Pembangunan Kantor Bupati Inhil
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, INHIL, ROC, - Wacana pembangunan kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dengan anggaran Rp120 M dengan 3 tahun anggaran mendapat penolakan dari berbagai pihak.
Penolakan tersebut disampaikan aktivis Masyarakat Peduli Inhil (MPI) Fahruddin kepada awak media. Selasa (1/12) melalui pesan elektroniknya.
"Kami menolak rencana pembangunan gedung baru kantor Bpati Inhil dengan anggaran Rp120 M dengan 3 tahun anggaran dan juga menolak penggangaran dana dari APBD Inhil," Kata pria yang kerap disapa Oyonk Maldini ini.
Ia menyarankan agar pemerintah memberdayakan gedung-gedung baru yang tidak terpakai seperti pembangunan gedung Universitas Islam Indragiri (Unisi) di Jalan Swarna Bumi, Tembilahan dan mengalih fungsikan menjadi kantor Bupati Inhil.
"Paling-paling tinggal nambah 20 M lagi selesai. Lebih mewah dan gedung DPRD lama bisa menjadi gedung perpustakaan dengan anggaran 10 M," Sebut Oyonk.
Alasan penolakan pembangunan kantor bupati baru tersebut disampaikan pria asal Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil ini karena masih banyak kantor-kantor camat yang membutuhkan bangunan baru.
"Kantor-kantor camat peninggalan orde baru di daerah lebih membutuhkan pembangunan kantor baru. Dana 120 M dapat membangun kantor camat 12 kecamatan dengan bangunan 2 lantai dengan anggaran 10 M per kecamatan." Katanya.
Apa lagi, lanjutnya, melihat kondisi masyarakat Kabupaten Inhil yang masih banyak yang miskin sehingga dinilai dari kepatutan dari sisi manapun tidak pantas untuk membangun gedung baru. (*/hrc).
Share
Berita Terkait
Komentar










