
Kamis, 05 November 2015 08:33:00
Oknum Kasek Lakukan Asusila, Disdik Inhil : Tidak Ada Bukti
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, INHIL, ROC, - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak bisa memberikan sanksi kepada oknum kepala sekolah (kasek) di Tembilahan yang diduga tengah asik melakukan tindakan asusila dalam mobil di Parit 21 Kelurahan Sungai Beringingin, Tembilahan beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikan Kadisdik Inhil, Helmi D kepada awak media saat dikonfirmasi Rabu (4/11).
"Tidak ada bukti, kalau katanya-katanya itu susdah kita," ungkap Helmi D.
Namun, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada oknum kasek yang diduga mencoreng dunia pendidikan di Inhil.
"Sudah kita panggil untuk meminta dia klarifikasi, tapi bukan saya yang panggil silahkan tanya kepada sekertaris," ungkapnya.
Dikabarkan sebelumnya, isu hangat ini disampaikan salah satu guru di Kabupaten Inhil yang enggan menyebutkan namanya. Menurutnya, oknum Kepala Sekolah itu sedang melakukan hal tidak senonoh di dalam mobil di siang bolong sekitar pukul 11.00 WIB.
"Orang-orang pada tidak tahu kalau ianya adalah salah seorang oknum kepala sekolah di Tembilahan," kata seorang guru ini, kemarin.
Sementara itu, Kepala Satpol PP TM Syaifullah juga menyatakan hal yang serupa bahwa baru-baru ini ada penggrebekan oleh masyarakat di pelabulan itu.
"Memang ada saya dapat informasi, tetapi yang menggrebek segelintir orang-orang yang berada di sana, bukan dari Satpol PP," ungkapnya.
Ia menceritakan, menurut informasi yang diperolehnya waktu itu mobil sedang dalam kondisi parkir dan tampak bergoyang. Merasa aneh, masyarakat yang berada di lokasi langsung mendekati dan terjadilah sedikit kehebohan di lokasi.
Terkait hal ini, Samad penjaga pelabuhan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu namun tidak sampai adanya pembuktian kasus tindakan mesum layaknya hubungan suami istri. Sebab pasangan lawan jenis ini berpakaian lengkap.
"Memang ada persoalan itu kemarin pada hari Senin (26/10). Tetapi sebelum adanya keributan, saya suruh bubar saja semuanya dan pemilik mobil juga saya suruh pergi karena saya tidak mau ada keributan di arena pelabuhan," tandas Samad.
Isu terakhir, oknum tersebut telah dipanggil oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil. Namun hingga berita ini dirilis, awak media belum dapat mengkonfirmasi pihak Disdik. (rgl/zar).
Share
Berita Terkait
Sedang Angkut Penumpang, Kapal dari Tembilahan Inhil Riau Tenggelam 22 Penumpang Selamat
PEKANBARU - Kapal yang mengangkut 22 penumpang dari Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau mengalami kecelakaan.
Video kapal kecelakaan di sungai Indragiri itu vi
H Dani M Nursalam dan H Ferryandi Hadiri Undangan Buka Bersama Mitra Wartawan Inhil
INHIL, TEMBILAHAN - H Dani M Nursalam dan H Ferryandi, dua politisi yang namanya santer akan mengisi bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pa
Dalam Safari Ramadhan di Sungai Batang, Bupati Wardan Serahkan Al-Qur'an Dan Santuni Anak Yatim
INHIL, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir HM Wardan bersilaturahmi atau safari Ramadhan di Kecamatan Sungai Batang pada hari ke-16 Ramadhan 1442 H, rabu (28/04/2021).
Sekali Jalan, Sambil Safari Ramadhan Ke Pulau Burung, Wabup SU Inhil Resmikan Jembatan Penghubung
INHIL, TEMBILAHAN -Selasa (27/4/2021), Wakil Bupati H.Syamsuddim Uti lakukan safari ramdhan ke pulau burung sekaligus meresmikan jembatan penghubung antara RW yang ada di Desa P
Komentar










