• Home
  • Riau Raya
  • Parah! Diduga Oknum PJs Kades di Inhil 'Sembelih' Honor RT dan RW
Selasa, 15 September 2015 07:08:00

Parah! Diduga Oknum PJs Kades di Inhil 'Sembelih' Honor RT dan RW

RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, INHIL, ROC, - Di desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terjadi hal yang merugikan bagi para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW).
 
Karena, tunjangan kerja atau gaji honor para RT dan RW diduga dipangkas Rp50000 oleh Kepala Pejabat Sementara (PJs) Desa setempat.
 
Salah seorang Ketua RT 04 RW 01 Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang IS (minta disamarkan, red) mengesalkan atas terjadinya pemotongan tersebut oleh Kepala Pjs Desa setempat dengan alasan pencairan dana tersebut. 
 
"Masak honor kita RT dan RW juga di potong,  dan alasannya pun hanya untuk biaya dia mengurus pencairan dana tersebut, bukankah untuk biaya proses administrasi, transportasi dan lain sebagainya itu sudah ada pos tersendirinya. Tapi kenapa malah Gaji kita yang di potong," Ungkap IS melalui sambungan selulernya bernomor +628535638XXXX. Senin (14/9).
 
Lebih lanjut IS menyampaikan, bahwa pemotongan tersebut tidak hanya terjadi di RT nya saja akan tetapi Terjadi pemotongan di 21 RT , 8 RW, 4 Dusun di Desa Teluk kelasa.
 
"Pemotongan ini tidak hanya terjadi di RT saya saja, tetapi di 21 RT, 8 RW, 4 Dusun yang ada di Desa ini, bahkan juga kabarnya Gaji Guru magrib mengaji pun ikut di sunat,'' tandasnya. (ade).
Share
Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Indonesia looks to Monaco to scale up maritime tourism

    MONACO, Sept. 28, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- With more than 17,000 islands, hundreds of e
  • 5 hari lalu

    Descartes Expands AI Innovation with Agent that Helps Reduce Global Trade Data Research and Analysis Time by Up to 90%

    Descartes Datamyne AI Agent draws on data spanning 230 markets with more than 500 milli
  • 2 minggu lalu

    Arteris Accelerates Industry Transition to Multi-Die Chiplet-Based Architecture

    Expanded solution includes new FlexGen Multi-Die product to address the challenge of ef
  •