
Rabu, 21 Desember 2016 00:58:00
Warga Kemuning Tua Bangun Desa Melalui Dana DMIJ
RIAUONE.COM, INHIL - Desa Kemuning Tua, Kecamatan Kemuning memiliki Pasar yang ramai dikunjungi karena terletak persis di gerbang jalan menuju Desa Kemuning Muda. Apalagi Desa tetangga Kemuning Muda tak ada pasar yang berdiri disana sehingga masyarakatnya dipastikan memenuhi kebutuhan belanja dapurnya ke Pasar Kemuning Tua.
"Kalau setiap pekan itu pak, dipastikan ada ribuan orang yang akan penuh sesak di pasar ini. Baik dari masyarakat desa kami sendiri maupun dari Desa sebelah," tutur Mukhsin, Sekretaris Desa Kemuning Tua saat dikunjungi wartawan beberapa hari yang lalu.
Ramainya pasar tersebut, jelas Mukhsin, menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat setempat. Banyak masyarakat yang turut menjadi pedagang disana dan tentu membuat geliat ekonomi desa semakin baik.
"Bahkan pedagang yang datang banyak pula dari luar daerah. Seperti dari Jambi dan Belilas," katanya.
Ramainya orang berdagang di pasar itu, terang Mukhsin, dapat pula menjadi pemasukan bagi Pemerintah Desa. Baik dari retribusi parkir yang dikutip hingga retribusi lapak (los) yang disediakan cukup baik oleh Pemerintah Desa Kemuning Tua.
"Jadi sejak tahun lalu dengan anggaran desa yang kami miliki, kami mulai membangun los disana. Ukurannya 8 x 15 meter. Tahun ini juga kami bangun satu lagi dengan ukuran yang sama. Dari sinilah kami dapat mengutip retribusi pedagang yang menjadi pemasukan desa," paparnya.
Dari situ pula, sambungnya, beberapa warga tempatan juga mendapat pekerjaan tambahan. Mulai dari juru pungut hingga juru kebersihan. "Masyarakat tentu kita libatkan. Jadi semua dapat diberdayakan hingga mendapat penghasilan tambahan," katanya.
Kedepan, ujar Mukhsin, mereka berencana membangun los tempat pedagang ikan, ayam dan daging. Dengan begitu katanya, tentu pasar yang dimiliki dapat lebih tertib dan teratur.
"Alhamdulillah, sejak dana yang dimiliki desa besar kami jadi bisa merencanakan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Setelah memiliki penghasilan dari retribusi pasar tersebut, ungkap Mukhsin, saat ini Pemerintah Desa Kemuning Tua juga berhasrat untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam bentuk Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Selain bisa menjadi tambahan pengahsilan desa, katanya, dengan ini masyarakat bisa terbantu, khususnya bagi yang terbentur permodalan.
"Itulah yang kami harapkan. Dengan begitu seperti pedagang-pedagang kita, petani juga, yang terbentur modal dapat terbantu," katanya.(san)
Share
Komentar










