
Selasa, 10 Maret 2015 09:41:00
Forum Konsultasi Publik RKPD Inhu Sampaikan Sejumlah Progam
RIAUONE.COM, RENGAT, INHU, ROC, - Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kab. Inhu, H. Agus Rianto, SH, hadir secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan Forum Konsultasi Publik Dalam Upaya Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2016 di Aula Bappeda Inhu, Senin (9/3/2015).
Turut hadir pula dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kabupaten Inhu, Miswanto,SE, serta sejumlah anggota DPRD Inhu dari Komisi II, III dan IV, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat se Inhu, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAM), Ketua STIE Indragiri, dan SKPD Inhu.
Mengawali sambutannya, Plt. Sekda Kabupaten Inhu, H. Agus Rianto, SH, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para Camat yang telah memfasilitasi dengan baik pada saat pelaksanaan Musrenbang kecamatan yang lalu.
Dirinya menambahkan bahwa dalam mencapai pembangunan yang merata di Kabupaten Inhu dibutuhkan peran serta dari seluruh elemen baik pemerintah kabupaten maupun kecamatan. Maka dari itu, dirinya berharap agar dalam prosesnya nanti, komunikasi antara Pemda dan DPRD dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kedepannya apa yang menjadi harapan tentang pembangunan yang merata disetiap sector, dapat tercapai secara maksimal.
Masih ditambahkannya, bahwadalam proses pelaksanaan pembangunan pada dasarnya berkunci pada perencanaan awalnya. Maka dari itu, pada kesempatan tersebut, ia mengharapkan kepada semua pihak agar mampu merencanakannya dengan sebaik mungkin.
Selanjutnya, Ketua DPRD Inhu Miswanto, memaparkan bahwa aspirasi masyarakat merupakan aspirasi DPRD, begitu juga sebaliknya, aspirasi DPRD merupakan aspirasi masyarakat. Maka dari itu, terkait dengan perencanaan pembangunan nantinya apa yang menjadi harapan masyarakat Inhu dapat terealisasikan serta tidak melenceng dari peraturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah.
Kepala Bappeda Kab. Inhu, Junaidi Rahmat mengatakan, APBD 2016 yang disusun ini diharapkan nantinya dapat direncanakan sebaik mungkin, sehingga apa yang menjadi rencana dalam Musrenbang Kabupaten secepat mungkin akansegera dilaksanakan agar RKPD 2016 segera terlaksana.
Selanjutnya, Kadis Pendapatan Daerah Kabupaten Inhu H. Arif Fadilah dalam hal ini menyampaikan terkait dengan aturan-aturan dalam perencanaan tersebut, terdapat beberapa kebijakan operasional diantaranya, profesionalisme aparatur penerimaan daerah, pelayanan prima bagi wajib pajak dan retribusi, transparansi penerimaan daerah, koordinasi dengan instansi terkait dibidang pendapatan serta meningkatkan kesadaran hukum para wajib pajak. Ia juga menjelaskan bahwa mulai hari ini akan dikenakan pajak reklame.
Dalam sesi diskusi, Kadis Pendidikan Kabupaten Inhu menyampaikan, bahwa berkaitan dengan infrastruktur untuk pendidikan, sepenuhnya sudah terpenuhi, hanya saja untuk mutasi guru belum sepenuhnya terlaksana, dan apabila sampai tahun 2020 belum ada surat edaran mutasi, maka Pemerintah Kabupaten akan memberikan sanksi.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau dalam masukannya berharap agar nantinya dalam perencanaan tersebut juga dapat memperhatikan sector pertanian khususnya terkait pemberantasan hama penyakit pada tanaman pisang yang sampai saat ini belum dapat teratasi. Sedangkan terkait infrastruktur untuk bangunan baru, dirinya berharap agar model dari setiap bangunan yang nantinya akan dibangun dapat mengangkat serta mencerminkan nuansa-nuansa melayu.
Terkait sektor peternakan sendiri, H M Sadar mengungkapkan, sudah ada 37 usulan yang sudah direkap pada saat Musrenbang kecamatan yang lalu. Ia juga berharap terkait untuk peternakan sapi nantinya dapat menjadi perhatian dan dari hasil yang diperoleh dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selanjutnya, Ivalaina Astarinina sebagai ketua STIE Indragiri mengharapkan agar dalam proses pembangunan nanti, pemerintah daerah juga dapat mengikutsertakan mahasiswa KKN-PPM baik dalam memberikan sumbangsih ide serta masukan-masukan lainnya.
Menanggapi sejumlah masukan yang telah disampaikan, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Inhu, Drs. H. Junaidi Rahmat menjelaskan bahwa untuk sektor pertanian sudah terdapat banyak pencapaian, namun terkait hama penyakit pada tanaman pisang memang sudah cukup lama belum dapat teratasi. Untuk itu, dirinya akan melakukan koordinasi terkait rencana-rencana baru bersama Dinas Pertanian untuk mengatasi masalah tersebut. (hms/ari)
Share
Berita Terkait
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Inhu Tutup Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar
RIAUONE, Inhu - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Indragiri hulu yang juga Kepala Dinas (Kadis) Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indragiri hulu (Inhu), Atan
Pemkab Inhu Menggelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan
INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang ditaj
DPRD Gelar Rapat Ranperda Kabupaten Inhu Tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020
RIAUONE, Inhu - DPRD Kabupaten Indragiri Hulu menyelenggarakan Rapat Paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kab. Inhu tentang Laporan Pertanggung
Pilkada Inhu, Pasangan Urut 2 Rezita - Junaidi Terpilih Sebagai Bupati
POLITIK, RIAU, INHU, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Jumat (30/4) menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan
Komentar










