Jumat, 27 Maret 2015 10:36:00

Perusahaan di Inhu diminta Urus Izin Dengan Benar

Ketua Komisi II DPRD Inhu Encik Afrizal AL,SP bersama Camat Batang Gansal ,Suhardi berbincang dengan warga Desa Penyaguan
RIAUONE.COM, RENGAT, INHU, ROC, -  Ketua Komisi II DPRD Inhu Encik Afrizal AL ,SP mengatakan konflik lahan warga Desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal disebab legalitas tanah yang tidak jelas. Karena pihak perusahaan sendiri tidak mengurus perizinan dengan benar.
 
Hal itu diungkapkannya saat berbincang dengan sejumlah masyarakat Desa Penyaguan usai unjuk rasa di kantor Bupati Inhu kemarin. Tuntutan warga terhadap lahan seluas 600 hektare dinilai wajar, sebab perusahaan menguasai lahan dengan tidak memiliki perizinan.
 
Oleh sebab itu Dia berpendapat status lahan yang kini digarap perusahaan tersebut harus diperjelas dulu, apakah hutan lindung, lahan gambut atau yang lain. Setelah itu jelas perusahaan baru bisa beraktifitas. "Kalau itu kawasan hutan harus ada izin pelepasan dari Menteri Kehutanan,"ujarnya.
 
Dia mengimbau perusahaan untuk miliki legalitas. Kalau kawasan hutan  harus ada izin Menteri Kehutanan dengan  izin pinjam pakai kawasan hutan." Ini tinah negara, maka perlu  urus izin, mulai dari dasar. Mulai dari Kades,  Camat, Dinas,  dan Bupati, undang-undang yang mengatur, jangan masyarakat dikorbankan.
DPRD himbau perusahaan urus perizinan. Jangan urus dari atas saja, turunlah ke bawah,"ujarnya lagi.
 
Camat Batang Gansal Suhardi,AMP mengatakan, perjuangan masyarakat Desa Penyaguan sudah cukup lama. Camat dari awal mengetahui konflik lahan tersebut. Sebab periode kepemimpinan Bupati Inhu sebelumnya, Suhardi juga pernah bertugas di kecamatan ini. 
 
Hal Itu diakui oleh tokoh masyarakat Desa Penyaguan Uu Syafrudin yang mengatakan besarnya dukungan Camat Suhardi dalam membantu perjuangan warga untuk mendapatkan lahan seluas 600 hektare dimaksud. (ari)
Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • 7 bulan lalu

    Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi


    NASIONAL, - Tengah geger di sosial
  • 8 bulan lalu

    Hasil Piala AFF Wanita 2025: Timnas Putri Indonesia Akui Keunggulan Thailand di Laga Pembuka


    BOLLA, Haiphong, Vietnam - Tim Nasional (Timnas)
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified