Rabu, 28 Januari 2015 13:42:00

Sarana Irigasi di Inhu Belum Optimal

irigasi. ilustrasi
riauonecom, rengat, roc - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Inhu, Rahmat mengungkapkan bahwa luas lahan sawah di Kabupaten Inhu saat ini sekitar 3.217 hektare, padi gogo 1.900 hektare, jagung 1.012 hektare dan kedelai 407 hektare. Sedangkan produktifitas padi 4,3 ton per hektare.
 
“Produksi padi di Inhu hanya mampu memenuhi 51 persen dari jumlah penduduk yang mencapai empat ratus ribu jiwa. Hal ini disebabkan belum optimalnya sarana irigasi, sempitnya kepemilikan lahan oleh petani, alih fungsi lahan pertanian kepada karet dan kelapa sawit, belum terpenuhinya kebutuhan pupuk serta minimnya tenaga kerja bidang pertanian,”ujar  Rahmat kepada wartawan beberapa hari lalu.
 
Karena itu, melalui peran serta Kodim 0302 Inhu ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi para petani sehingga ada peningkatan produksi 0,3 ton per hektare tiap kali panen. Selain itu, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Inhu juga terus berupaya untuk melakukan perbaikan jaringan irigasi, pemberdayaan penangkaran benih lokal dan memberikan bantuan alat mesin pertanian kepada para petani.
 
Sementara itu, Bupati Inhu H Yopi Arianto menyambut baik dilaksanakannya pelatihan kader ketahanan pangan oleh Kodim 0302 Inhu tersebut. Sebab tanpa keterlibatan berbagai stakeholder, termasuk Kodim 0302 Inhu, program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah sulit terwujud.
 
Bupati berharap, agar program swasembada pangan dapat terealisasi dengan cepat. Beliau  menginginkan agar tiap desa mampu memiliki areal sawah sendiri. “Pemkab Inhu akan mendukung dan mensuport, terutama desa-desa yang mampu meningkatkan produktifitas padi,” tegasnya.
 
Pada kesempatan itu, Bupati juga minta agar semua pihak ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan pertanian di Kabupaten Inhu, sehingga berbagai bantuan dan program yang dilaksanakan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.
 
“Kita mendengar bersama ketika pemerintah akan memberikan bantuan banyak muncul petani-petani dadakan yang tergabung dalam kelompok tani, padahal mereka selama ini tidak melaksanakan kegiatan pertanian. Hal-hal seperti ini perlu sama-sama kita awasi agar program pemerintah tepat sasaran,” ucapnya.(ari)
 
Share
Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • 7 bulan lalu

    Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi


    NASIONAL, - Tengah geger di sosial
  • 8 bulan lalu

    Hasil Piala AFF Wanita 2025: Timnas Putri Indonesia Akui Keunggulan Thailand di Laga Pembuka


    BOLLA, Haiphong, Vietnam - Tim Nasional (Timnas)
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified