
Selasa, 09 Februari 2016 15:48:00
Tunjangan Penghasilan dipangkas, Ribuan guru di Inhu protes
RIAUONE.COM, RENGAT, ROC - Pemangkasan Uang tunjangan kinerja guru dalam APBD Inhu 2016 meresahkan insan pendidik di daerah ini. Oleh sebab itu ribuan guru di lingkungan Pemkab Inhu datangi kantor bupati Selasa (9/2).
Informasi akan digelarnya unjuk rasa para guru ini sudah beredar di tengah masyarakat sejak beberapa hari lalu. Bukan hanya dikalangan para guru, di warung kopipun banyak membicarakan akan dilakukan demo secara besar-besaran tersebut.
Penyebabnya adalah karena terjadi pemotongan tunjangan guru tahun 2016 ini. Tahun lalu guru menerimah tunjangan sebesar Rp1,250 juta perbulan sama dengan pegawai atau pejabat di Dinas pendidikan Inhu. Namun tahun 2016 ini terjadi pengurangan. Bagi guru yang sudah sertifikasi hanya mendapatkan Rp400 ribu, guru yang belum sertifikasi mendapatkan Rp600 ribu.
Sementara PNS di lingkungan Pemkab Inhu dan Dinas Pendidikan tidak banyak perubahan. Mereka tetap mendapatkankan tunjangan cukup besar. Kondisi inilah yang membuat ribuan guru di Inhu resah, sehingga mereka mendatangi kantor Bupati Inhu untuk mempertanyakan pemangkasan dimaksud.
Sebelumnya sudah diinformasikan pihak sekolah semua siswa sekolah di Inhu akan diliburkan pada Selasa (9/2) ini. Sebab semua guru akan datang ke kantor Bupati Inhu. Namun pada Senin (8/2) kemarin hal itu dibatalkan. Melalui pengurus masjid di beberapa tempat di beritahukan siswa tetap masuk sekolah. Hasil pantauan di Pematangreba Selasa (9/2) siswa sekolah pulang lebih awal, karena aksi demo para pendidik ini.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, perwakilan guru minta Pemkab Inhu membatalkan pemangkasan tunjangan dimaksud. Karena mereka menilai ada ketidakadilan. Disatu sisi tunjangan mereka dipotong, sementara PNS lain tunjangan mereka tidak banyak perubahan.Kondisi ini membuat para guru menjadi resah.
Menanggapi tuntutan ribuan guru yang menolak pemangkasan tambahan penghasilan, Pj Bupati Inhu Kasiarudin mengatakan, pemangkasan tambahan penghasilan ini dilakukan karena pengurangan dana DBH untuk Kabupaten Inhu yang mencapai Rp400 M.
Akibat pengurangan DBH migas APBD Inhu mengalami penyesuaian, termasuk pemangkasan tambahan penghasilan. Namun demikian, pihaknya siap untuk segera menyampaikan tuntutan para guru kepada DPRD melalui TAPD Inhu.(ari)
Share
Berita Terkait
Unjuk Rasa Penolakan UU Cipta Kerja di Pekanbaru Riau, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan
RIAU, PEKANBARU – Aksi demo ribuan elemen mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (Geram), yang menunut penolak undang-undang omnibus law cipta kerja,
Ingat Saat Dipukuli Aparat, Korban Faisal Amir Tiba-tiba Sering Menangis
NASIONAL, - Faisal Amir kerap tiba-tiba menangis jika teringat peristiwa pemukulan yang menimpanya saat demo mahasiswa di DPR, 24 September 2019.
Mahasiswa Universitas Al
Kendaraan Taktis Polisi Lindas Mahasiswa Unibos hingga Kritis Saat Unjuk Rasa
MAKASSAR, - Sebuah kendaraan taktis (rantis) polisi jenis raisa (pengurai massa) melindas seorang mahasiswa saat bentrokan antara aparat polisi dengan pengunjuk rasa
Video aksi unjuk rasa polisi di Halmahera Selatan viral di media sosial.
Pengamat: Unjuk Rasa Polisi tidak Dibenarkan
NASIONAL, - Video polisi melakukan aksi unjuk rasa di Halmahera Selatan, Maluku Utara viral di media sosial. Mereka menuntut a
Komentar










