Selasa, 07 November 2017 18:23:00
Rumah Layak Huni Tidak Tepat Sasaran
KAMPAR - Untuk mendapatkan rumah layak huni RLH warga tanjung sawit mengaku miskin, bahkan mereka mengaku tidak memiliki rumah, tidak memiliki pekerjaan,tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan mereka sanggup menandatangani fakta integritas kepada BPTK propinsi Riau.
padahal kenyataan di lapangan mereka yang menerima RLH tersebut memiliki Rumah, pekerjaan, kebun sawit bahkan ada yang memiliki mobil.
1. Heri gunawan sedang membangun rumah di jl poros flamboyan (2) tetapi masih mendapat Rlh.
2. Rances s memiliki lahan sawit walau peningalan orang tua.
3. Herman s memiliki rumah di pasar flamboyan tetapi mendapat Rlh.
4. Rizal memiliki usaha service ac sewa ruko dan rumah tinggal bahkan memiliki dua unit mobil tetap mendapat Rlh.
5 Riky supir tronton memiliki mobil avanza dan mendapat Rlh.
6 Kukuh, memiliki usaha memiliki ruko tetapi mendapat Rlh.
ini contoh dari 14 penerima layak huni yang mengaku miskin di desa tanjung sawit, kenyataanya mereka mampu.
harapan masyarakat Desa tanjung sawit kepada penegak hukum baik, KPK, BPK, Inspektorat atau penegak hukum lainnya untuk memperoses bantuan layak huni yang tidak tepat sasaran tersebut.(rls)
Share
Komentar










