• Home
  • Riau Raya
  • BPS Kuansing Rekrut Tenaga Pemuktahiran Basis Data Terpadu
Rabu, 27 Mei 2015 14:48:00

BPS Kuansing Rekrut Tenaga Pemuktahiran Basis Data Terpadu

panorama kuansing
RIAUONE.COM, TELUKKUANTAN, ROC, - Badan Pusat Statistik akan merekrut 197 tenaga Pemuktahiran Basis Data Terpadu 2015 yang akan dimulai bulan ini.
 
Kepala BPS melalui Kasubagnya Andri, Selasa (26/5), mengatakan, pemuktahiran basis data terpadu dilakukan guna menyempurnakan informasi rumah tangga dan individu yang terdapat dalam Basis Data Terpadu (BDT). "BDT diperoleh dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial(PPLS) 2011 telah menjadi acuan sasaran program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan skala nasional maupun daerah," katanya.
 
Data PPLS saat ini banyak menemukan penerima bantuan yang sudah hidup layak dan tidak lagi layak menerima bantuan.Akan tetapi tetap mendapatkan bantuan dari program pusat. Oleh karena itu tahun ini akan dilakukan pemuktahiran data dan selanjutnya akan diserahkan ke TNP2K. "Memang informasi di masyarakat ada yang tidak layak mendapatkan bantuan tetapi karena masih data lama, maka tetap disalurkan," katanya. Kedepan ini tidak terjadi lagi, melalui PBDT 2015 semua data akan diperbarui.
 
BDT merupakan sistem data elektronik yang memuat informasi sosial dan ekonomi rumah tangga berikut individu dengan tingkat kesejateraan terendah yang digunakan dalam penetapan sasaran program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Hingga saat ini, BDT sudah digunakan sebagai dasar penetapan sasaran program perlindungan sosial penanggulangan kemiskinan.
 
Diantaranya program Simpan Pinjam Keluarga Sejahtera (PSKS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan Program Indonesia Pintar (PIP). Untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), program Indonesia Sehat (PIS), program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah (raskin) dan program keluarga harapan (PKH).
 
 "Kalau dulu banyak oknum kades yang memasukan keluarganya sebagai penerima, mulai tahun ini tidak terjadi lagi, karena dalam pendataan akan melibatkan masyarakat melalui forum konsultasi publik," katanya.
 
Sehingga, jumlah masyarakat kurang mampu nantimya dapat diketahui dan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
 
 Program BDT merupakan perdana dilakukan di Kuansing, pemuktahiran data dilakukan dalam jangka waktu tiga tahun. (rmc/roc).
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Penting Dikatahui, Cara Cek Data Non ASN 2024 di BKN, Pastikan Datamu Terdaftar dengan Benar


  • 3 tahun lalu

    Rekrutmen CPNS 2023 Segera Dibuka, Kabar Baik Lulusan S1 di 11 Formasi Ini, Cek Link Pendaftarannya

    NASIONAL, - CPNS 2023 segera dibuka, lulusan S1 berpeluang di 11 formasi ini, cek link pendaftarannya. Pemerintah telah mengonfirmasi jadwal pendaftaran CPNS 2023.

    Rekrutm

  • 4 tahun lalu

    PLN Gak Ngaku, Data 17 Juta Pelanggan Diduga Bocor di Perjual Belikan, PLN Lakukan Investigasi

    NASIONAL, - PT PLN (Persero) angkat suara terkait dugaan kebocoran data 17 juta pelanggannya. Data pelanggan PLN tersebut diperjual-belikan di forum online itu tengah ramai dipe

  • 4 tahun lalu

    Termasuk PLTS Terbesar di Dunia Akan Dibangun di Kepri dengan Investasi Rp71,8 Triliun

    KEPRI - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dalam rangka mewujudkan misi 'Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya' serta menjalankan ma

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified