• Home
  • Riau Raya
  • Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria danTata Ruang Nasional Tahun 2018
Selasa, 25 September 2018 08:41:00

Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria danTata Ruang Nasional Tahun 2018

KUANSING,- Bupati Kuansing Drs. H Mursini,MSi Pimpin Upacara dalam rangka memperingati Hari Agraria dan tata Ruang  Nasional Tahun 2018 Senin (24/9/2018) di lapangan Upacara Pemda Kuansing.
 
Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018 di hadiri oleh Para Asisten, Staf Ahli, Kadis,Kaban, Direktur RSUD, Kasatpol PP dan pejabat eselon III dan IV serta para ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kuansing.
 
Bupati Kuansing H Mursini dalam kesempatan itu membacakan Sambutan tertulis Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Dr Sofyan A Djalil.
 
Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun ini  mengambil Tema " Tanah dan Ruang untuk Keadilan dan Kamakmuran" yang mengandung Makna Tanah dan Ruang  sebagai satu Kesatuan utuh yang dapat memberikan  keadilan dan kemakmuran dalam penggunaan, Pemamfaatan, Pemilikan untuk seluruh masyarakat pelaku usaha maupun negara," ucap Bupati H Mursini sebagaimana sambutan Menteri agraria dan tata ruang RI.
 
Selanjutnya masih sambutan menteri Agraria dan tata ruang Republik Indonesia yang dibacakan Bupati "bahwa dalam upaya meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, kementerian agraria dan tata ruang/ badan pertanahan Nasional sudah meluncurkan sistim informasi geografis tata ruang ( GISTARU), dengan sistim ini setiap orang dapat mengakses rencana tata ruang yang berlaku secara nasional maupun yang berlaku di setiap daerah.
 
Selanjutnya Masyarakat saat ini telah dapat mengakses rencana tata ruang nasional maupun daerah dengan sistim (GISTARU) sehingga diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam proses penyusunan rencana tata ruang dan pengawasan implementasinya, baik di tingkat pusat maupun daerah.
 
Untuk mengurangi ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan tanah, pemberdayaan masyarakat atas tanah atau hutan adat, Pemerintah telah mencanangkan Program Reforma Agraria, yang berkenaan dengan permasalahan dan sengketa pertanahan yang dihadapi, agar dapat tertangani secara konprehensif.
 
Harapan nya melalui Program Reforma Agraria ini  diharapkan sengketa pertanahan yang berlarut larut, menyita waktu akan dapat teratasi, dengan program ini seluruh tanah dapat terdaftar melalui PTSL sehingga dapat mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari.
 
Sebagi contoh Program Reforma Agraria ini dengan Penerapan layanan terintegrasi kedalam online single submission untuk layanan izin lokasi, pertimbangan teknis pertanahan, informasi rencana Detail dan tata ruang serta pengaturan zonasi.
 
Terakhir sebagaimana sambutan menteri di bacakan Bupati  H Mursini Kedepan kita berharap agar semua jenis layanan dapat dilaksanakan secara elektronik, seiring dengan itu kita terus lakukan pembinaan sumber daya manusia agar seluruh layanan dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas layanan, juga duharapkan dapat melakukan terobosan dan inovasi inovasi lainnya. (flm/*) 
 
Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified