Rabu, 26 November 2014 17:51:00
Kepala Puskesmas se-Kuansing Bantah ke Bali Pakai Dana BPJS
riauonecom, Kuansing, - Kepala Dinas Kesehatan melalui Kabid Jaminan dan Sarana Kesehatan, Martius memastikan dana yang digunakan oleh Kepala Puskesmas se Kuansing saat Kunjungan Kerja ke Denpasar Bali pada 3 November 2014 lalu tidaklah menggunakan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) seperti yang dituduhkan oleh Komisi C DPRD Kuansing belum lama ini.
Kata Martius, dana yang digunakan oleh para Kepala Puskesmas untuk pergi ke Denpasar Bali itu hanya menggunakan uang pribadi. "Gak benar itu dana BPJS, mereka hanya memakai dana pribadi," ujar Martius Rabu (26/11/14).
Bahkan kata Martius, Dinas Kesehatan Kuansing siap doaudit terkait penggunaan dana itu. "Saya sudah tanya mereka (Kepala Puskemas) mereka siap bertanggungjawab, bahkan siap digantung jika memang terbukti mereka menggunakan dana BPJS," tegas Martius.
Dana yang digunakan oleh Kepala Puskesmas itu saat berkunjung ke Denpasar Bali tempo hari itu murni uang pribadi mereka. Sebab sudah ada jatah bagi para dokter dan Kepala Puskesmas yang disediakan oleh BPJS sesuai dengan Peraturan Meneteri Kesehatan.
"Jadi itu murni jatah mereka, uang mereka, nggak salah jika mereka gunakan untuk kesana (Denpasar Bali-red), sebab para dokter ini juga punya hak untuk menambah ilmu," tambahnya lagi.
Terkait tuduhan yang dilontarkan banyak pihak terhadap Dinas Kesehatan Kuansing, yang disebut-sebut telah menggunakan dana BPJS untuk plesiran ke Denpasar Bali, membuat Kadis Kesehatan Kuansing, Reza Tjahyadi berang.
Bahkan menurut pengakuan Martius-Reza selaku Kadiskes Kuansing akan melaporkan balik seseorang yang diduga telah membuat laporan palsu ke DPRD Kuansing. "Bapak(Kadiskes) sudah tau siapa yangg melapor, dia akan lapor balik dalam waktu dekat ini," papar Martius.
Saat ditanya siapa yang telah melaporkan hal itu ke Komisi C DPRD Kuansing, Martius enggan menyebutkan namanya. "Yang lapor orang dalam sendiri, dia staf di Diskes ini," jelasnya.
Sekedar diketahui, berdasarkan hearing antara Komisi C DPRD KUansing, Senin(24/11/14) lalu, terungkap adanya temuan penggunaan dana Badan Pengelola Jaminan Kesehatan (BPJS) oleh Dinas Kesehatan Kuansing untuk biaya Kunjungan Kerja seluruh Kepala Puskesmas yang ada di Kuansing ke Denpasar Bali pada 3 November 2014 lalu.
Komisi C menilai penggunaan dana ini dianggap tidak tepat sasaran dan menyimpang dari aturan yang telah dibuat. Dalam hearing tempo hari, Ketua komisi C DPRD Kuansing, Muslim mengatakan,program BPJS yang dibuat oleh pemerintah pusat ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin, bukan untuk mensejahterahkan pegawai. (rtc/rhc/roc)
#riauterkini
Share
Berita Terkait
Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project
Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *
Sedang Cari Sneakers? Ini Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia Paling Laris
FASHION - Sneakers Puma semakin mudah ditemukan di Indonesia. Akan tetapi, mencari
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen
NASIONAL, BISNIS, MARITIM, - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
Buat Kamu Pecinta Makan Yang Satu ini Hati-hati, Dampak Buruk Mengonsumsi Seblak secara Berlebihan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










