• Home
  • Riau Raya
  • Mengintip Kesiapan Panitia Pacu Jalur Tradisional 2017 , dan menelaah tingkat Kemeriahannya
Jumat, 11 Agustus 2017 17:25:00

Mengintip Kesiapan Panitia Pacu Jalur Tradisional 2017 , dan menelaah tingkat Kemeriahannya

KUANSING,- Pelaksanaan pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2017 di Tepian Narosa Teluk Kuantan, sudah didepan mata, rencana perhelatan pacu jalur tradisional akan di adakan pada tanggal 23 s/d 26 Agustus 2017.
 
Menurut Marwan selaku sekretaris panitia pelaksana 11/8/2017 di Teluk Kuantan, pihaknya punya waktu sekitar dua pekan lagi.  Sejauh mana Kesiapan panitia pelaksana untuk mensukseskan even pacu jalur tradisional tahun 2017 ini, berikut pemaparan nya.
 
Ketua Umum Panitia pelaksana Pacu Jalur Tradisional tahun 2017 H. Halim  melalui sekretaris panitia pelaksana Pacu Jalur Tradisional Kuansing tahun 2017 Marwan, S.Pd MM, ketika dihubungi wartawan Jumat, 11/8/2017 mengatakan saat ini persiapan sudah pada tahap pendaftaran jalur, " ya hari ini sudah di buka pendaftaran jalur kata Marwan, ada empat buah jalur yang telah mendaftarkan pagi ini lansung ke meja panitia," kata Marwan. 
 
Ditambahkan Marwan bagi jalur jalur yang akan ikut berpacu di tepian Narosa Teluk Kuantan agar bergegas untuk mendaftarkan jalurnya ke sekretariat panitia, semakin cepat semakin baik.
 
Lebih jauh terkait kesiapan panitia dalam penyelenggaraan pacu jalur tradisional di tepian Narosa tahun 2017 Marwan mengungkapkan sebagai sekretaris umum panitia pelaksana terus mengadakan koordinasi baik dengan ketua umum Pelaksana H. Halim maupun dengan anggota pengurus lainnya, selalu mengadakan koordinasi lintas bidang tugas kepanitiaan kata Marwan, terutama  bidang dana dan bidang bidang lainnya.
 
Terkait kesiapan dana, Marwan mengatakan bisa langsung tanya dengan pak Wariman, yang tau persis kesiapan terkait dana.  "ya pak Wariman ketua bidang itu," kata Marwan.
 
Saat itu juga wartawan lansung menghubungi Wariman, dan dia menyampaikan kesiapan panitia terkait dana, disampaikan Wariman untuk total kebutuhan dana pelaksanaan pacu jalur ini ketika dihitung lebih kurang Rp1,7 Milyar. Alokasi dana dari APBD Kuansing 2017 ada sekitar  Rp800 juta, dan APBD Provinsi Riau belum bisa dihitung, sehingga harus menggali dana dari swasta lebih kurang Rp900 juta.
 
Wariman mengatakan pihak swasta yang beroperasi di wilayah  Kuansing,  juga akan berpartisipasi dan mendukung, ada sekitar 24 Perusahaan, dan 3 perusahaan telah menyampaikan sumbangannya yaitu PT. RAPP, PT. SAN, PT. Pantai Raja. Dengan total sumbangan terkumpul lebih kurang Rp400 juta. 
 
Perusahaan yang sudah menyatakan kesediaan untuk membantu ada sekitar 17 perusahaan. " ya insya Allah dalam waktu dekat dia (pihak perusahaan,red) dapat menyerahkan nya ke panitia,"tambah wariman lagi.
 
Salah seorang tokoh pemuda dan juga seorang pengacara Zubirman,SH ikut mengamati dari tahun ke tahun,"  saya mendengar panitia pacu jalur ini mengalami kesulitan dalam pendanaan, tiap tahun kata Jubirman, panitia terkesan mengemis minta kepada perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kuansing. Seyogyanya panitia pelaksana pacu jalur tersebut tidak mengalami hal seperti ini. 
 
Kata Jubirman, Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kuansing harus tau diri dan sadar membantu panitia sesuai dengan kebutuhan dana nya. Mengingat luas lahan yang di kuasai oleh perusahaan swasta di kuansing bisa  mencapai ribuan hektar, " masak biaya pacu jalur susah juga,"  pungkas Jubirman.
 
Sementara itu, kedepan kata Jubirman, untuk hal segi pendanaan dan hadiah pacu jalur, seperti ini mungkin perlu ada payung hukum, untuk menggaet dana perusahaan untuk even pacu jalur tersebut. Sehingga kedepan jalur jalur yang berhasil juara bisa mendapatkan hadiah yang besar, dan atlit pacunya bisa mendapat penghasilan , kalau bisa di buat seperti liga sepak bola kelas dunia.
 
Sementara itu untuk menggelorakan acara pacu jalur ini, banyak cara yang bisa dilakukan, selain membuat iklan, spanduk, dan baliho, ada yang lebih menarik menurut Jubirman, yaitu di setiap kantor Pemerintah di sarankan untuk membunyikan sound trac  rarak Godang (bunyi calempong) sehingga rasanya akan menambah khas daerah yang berjulukan kota Jalur. (ijk).
 
 
Share
Berita Terkait
  • 21 jam lalu

    HKC and ANTGAMER Wrap Up 2026 HKTDC Fair as Fate Trigger Collaboration Draws Strong Attention

    HONG KONG, April 17, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- The four-day 2026 HKTDC Spring Electronic
  • 21 jam lalu

    CGTN: Cara Tiongkok dan Spanyol mempererat hubungan di tengah ketidakpastian global

    CGTN mengulas kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro S?nchez ke Tiongkok, dengan menek
  • 21 jam lalu

    CCTE & CNL Initiate Fabrication of Thorium-Based ANEEL Fuel for Commercial Reactor Demonstration

    Clean Core Thorium Energy is preparing for a demonstration irradiation of its patented
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified