- Home
- Riau Raya
- Penari massal, mengamuk, dan membakar bendera atribut Saat upacara pembukaan pacu jalur
Rabu, 23 Agustus 2017 22:53:00
Penari massal, mengamuk, dan membakar bendera atribut Saat upacara pembukaan pacu jalur
KUANSING,- Amukan anggota penari massal, dalam acara pembukaan pacu jalur tradisional Teluk Kuantan, benar benar terjadi, asap tebal membumbung tinggi, akibat beberapa bendera atribut penari dibakar.
Melihat kepulan asap yang membumbung tinggi keudara, kerumunan pengunjung pacu jalur pun heran dan kaget melihat kejadian tersebut. Kejadian ini terlihat anarkis karena diwarnai aksi pembakaran atribut dan perusakan kursi dipendopo dilapangan Limuno Teluk Kuantan usai acara pembukaan, Rabu ( 23/8/2017).
Acara pembukaan pacu jalur tersebut dibuka langsung Gubri Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Danrem Brigjen Edy Nasution, Bupati Mursini dan Bupati perwakilan Pemkab se-Riau.
Kejadian tersebut ditengarai karena masalah honor yang mereka terima dianggap tidak sesuai janji sementara itu mereka sudah latihan cukup lama.
Saat kericuhan terjadi para penari massal membawa atribut mereka ke tengah lapangan limuno Teluk Kuantan dan lantas dibakar dan membuat asap membumbung tinggi.
Personil Polisi, TNI dan Satpol PP yang ada saat itu lantas bereaksi agar para penari mengendalikan diri. Kericuhan tidak meluas karena Pemkab berjanji mencari solusi atas tuntutan penari.
Usai di lapangan Limuno sejumlah penari kemudian lantas terlihat mendatangi sekretariat Panpel Pacu Jalur. Namun tidak terjadi kericuhan.
Aden dan Agung penari massal saat dikonfirmasi terkait kejadian ini mengaku aksi ini dipicu masalah honor. Menurut mereka, tadinya mereka dijanjikan menerima honor empat ratus ribu rupiah, namun nyatanya mereka hanya menerima dua ratus ribu.
"Aksi behenti karena Pemkab katanya akan bersedia menanggulangi kekurangan,"ujar mereka berdua.
Walaupun terjadi kericuhan usai seluruh acara pembukaan selezai namun penampilan tari massal Pacu Jalur Menyapa Dunia berjalan sukses dan sangat menghibur undangan dan mayarakat yang hadir saat itu.
" Alhamdulillah tari massal berjalan sukses. Terimakasih kepada adek-adek yang telah disiplin, penuh etika, dan rajin selama latihan. Hasilnya luar biasa melihat waktu yang pendek tapi mereka tampil dengan luar biasa,"ujar penata tari Epi Martison.
Mengenai masalah honor ujarnya bukan kewenangan dirinya. Dirinya ditugasi merancang dan mempersiapkan tari berjalan dengan sukses.
" Kalau masalah honor Saya pun belum terima. Tapi bukan kapasitas Saya menjawab masalah honor ya,"pungkasnya. ( rls)
Share
Berita Terkait
Hong Kong universities scale global heights, cementing education hub status
HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 19 June 2026 - Hong Kong universities continu
Glow Festival by Prudential Expands in Sentosa Partnership, Bringing Global Headliners and Its Biggest Edition Yet to Singapore
Thailand's "trust capital" a potential strategic advantage amid global realignment: NUS Business School Dean
Thailand's "trust capital" a potential strategic advantage amid global
Teva Releases Q2 2026 Aide Memoire
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










