Senin, 10 November 2014 09:30:00

Polsek Kuantan Tengah Berantas PETI

Aktifitas PETI di Sungai Kuantan.(ktc)
riauonecom, Telukkuantan, - Anggota Kepolisian sektor (Polsek) Kuantan Tengah telah menunjukan komitmennya untuk serius memberantas aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya.
 
Hal tersebut terlihat saat sejumlah anggota dari Polsek Kuantan Tengah yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, Kompol JE Manurung dan Kanitreskrim, Ipda Rapidin Lumban Gaol melakukan razia PETI yang terdapat di sungai Kuantan antara Desa Sawah dan Desa Seberang Taluk Hilir kemaren.
 
Saat melakukan razia itu, 14 rakit PETI berhasil dimusnahkan dengan cara dipreteli seluruh peralatan tambang yang melekat di atas rakit tersebut, seperti mesin dompeng, keong dan sebagainya dan kemudian ditenggelamkan. Sedangkan rakitnya dibakar dan dihanyutkan.
 
"Salut buat polisi kali ini, bayangkan, dari pagi sampai sore mereka mempretelinya, satu persatu dibuka dan dibuang, ini patut kita apresiasi,"celoteh salah seorang warga Seberang Taluk Hilir saat menyaksikan razia tersebut.
 
"Mudah-mudahan dengan begini, para pelaku PETI  kapok dan tidak lagi melakukan aktifitasnya dan kita bisa nyaman tanpa ada suara bising lagi,"sambung warga lainnya menimpali.
 
Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh anggota Komunitas pencinta lingkungan "Kuantan Cares", Wahyu Diputra, Minggu (9/11/2014) saat berbincang dengan wartawan di Taluk Kuantan."Meskipun pelaku tidak ada yang ditangkap, tapi upaya yang dilakukan Polisi khususnya anggota Polsek Kuantan Tengah pada Sabtu kemaren itu, patut kita apresiasi,"ujar Wahyu.
 
Namun demikian, dirinya berharap ini dilakukan secara terus menerus dan disemua titik yang ada aktifitas PETI."Kan masih banyak titik-titik yang melakukan aktifitas PETI, kita selaku masyarakat yang hidup disepanjang aliran sungai Kuantan berharap itu semua dimusnahkan, karena aktifitas ini selain melanggar hukum, juga sudah merusak lingkungan dan mencemari air sungai kuantan,"tegasnya.
 
Sementara itu, usai melakukan razia, Kanit Reskrim, Ipda Rapidin melalui teleponnya mengatakan kalau pihaknya akan terus komit untuk memberantas PETI di wilayahnya. Untuk itu dirinya berharap dukungan dari semua pihak termasuk warga dan tokoh masyarakat."Itu masyarakat cuma menonton saja, tanpa ada yang mau membantu,"ujarnya. (*)
 
#kuansingterkini
Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

    NASIONAL, BISNIS, MARITIM,  - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
  • 6 bulan lalu

    Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya


    DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
  •