Kamis, 30 Juli 2015 15:35:00
Sampai Kapan Kayu untuk Jalur di Kuansing Tersedia?
RIAUONE.COM, KUANSING, ROC, - Akibat semakin menipisnya hutan alam, jelas berdampak langsung pada tradisi budaya di Kabupaten Kuantan Singingi, terutama sekali bahan baku untuk membuat pacu jalur.
Untuk dimaklumi, membuat sebuah jalur membutuhkan kayu dengan ukuran besar dan panjang. Itupun tidak bisa dibuat dengan sembangan jenis kayu.
Dengan kondisi terkini, masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi sudah kesulitan untuk mendapatkan bahan baku untuk pembuatan jalur.
Bisa dibandingkan, jalur yang dibuat tahun 2013-an dengan jalur yang dibuat tahun 80-an. Pasti akan terlihat jelas perbedaannya, terutama sekali mengenai muatannya (anak pacu, red). Jalur yang dibuat tahun 80-an itu, bisa diisi hingga 70-an orang anak pacu. Kalau sekarang tidak lagi demikian.
Kemudian, untuk mendapatkan bahan baku pembuatan jalur tidak terlalu sulit bila dibandingkan dengan saat ini. Sekarang yang menjadi pertanyaan, sampai kayu berukuran besar itu tersedia?.
Dasril, salah seorang tokoh masyarakat Lubukjambi, juga mengakui bahwa masyarakat sudah kesulitan mendapatkan kayu untuk membuat sebuah jalur. "Kita akui, bahan bakunya sekarang sudah susah didapat," katanya ketika berbincang dengan KapurNews.com, Kamis (30/7/2015).
Jadi, supaya tradisi budaya masyarakat Rantau Kuantan ini tidak hilang diperlukan kebersamaan untuk menjaganya. Apalagi pacu jalur yang berusia lebih 1 abad ini sudah masuk ke dalam kalender parawisata nasional. (roc/knc/*).
Share
Berita Terkait
Banjir di Sungai Apit, Bupati Alfedri Turun ke lapangan Tinjau Banjir di Kampung Mengkapan
SIAK, SUNGAIAPIT, - Bupati Siak Alfedri di dampingi sejumlah pimpinan OPD meninjau langsung pemukiman warga kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, yang terendam air akibat ti
Penangkapan Munarman, Polisi Borgol Tangan hingga Tak Sempat Pakai Sendal
NASIONAL, - Eks Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan pada
Provinsi Kepri Sangat Penting dalam Jejak Sejarah Jalur Rempah
KEPRI, PROVINSI, - Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik Kegiatan Jalur Rempah. Ini sebagai salah satu wahana untuk meng
Peduli Hutan Gunung Kerinci, Pemuda Kayu Aro Unjuk Aksi di Tugu Macan
KERINCI- Aksi peduli selamatkan hutan Gunung Kerinci semakin santer disuarakan. Ini dilakukan demi menyalamatkan hutan yang terus dibabat tersebut.
Dengan atribut yang sea
Komentar










