Jumat, 28 Juli 2017 07:09:00
Wujudkan RSUD menjadi BLUD, Pemkab Studi Banding ke RSUD Wono Sari
TELUK KUANTAN- Guna mewujutkan RSUD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi Badan Umum Layanan Daerah (BLUD), pemkab Kuansing melakukan kaji banding pelaksanaan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) ke RSUD Wono Sari, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY.
Tim pemkab Kuansing mengikuti kegiatan ini dipimpin Wakil Bupati H Halim. Pimpinan OPD yang ikut turut mengikuti kegiatan ini adalah Asisten II Indra Suandi, Direktur RSUD Dr. Fahdiansyah, Inspektur Hernalis, Plt Kaban Bappedalitbang Zafnil, Kapala Badan Pendapatan, Hendra AP, Kabag Umum M Saleh, Kabag Pembangunan Andriyama Putra.
Kedatangan rombongan Pemkab Kuansing ini disambut oleh Wakil Bupati Gunung Kidul, DR.Drs. Immawan Wahyudi MH dan beserta jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Gunung Kidul.
Wabup Kuansing H Halim dalam kesempatan itu menyampaikan, pada tahun 2017 ini RSUD Teluk Kuantan mulai menjalankan PPK-BLUD dengan status BLUD penuh. Ini sesuai dengan amanat Permendagri No 61 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah.
"Karena masih baru sudah tentu banyak keterbatasan dan kekurangan sehingga mendorong untuk belajar lebih jauh dan banyak lagi mengenai BLUD ini. RSUD wonosari adalah pilihan yang diambil sebagai tempat belajar. Karena RSUD ini sudah jauh lebih duluan dan berhasil menerapkannya," ujar Wabup Halim.
Penilaian lain, kata Wabup Halim, dipilihnya Kabupaten Gunung Kidul sebagai tempat melakukan kaji banding penerapan PPK BLUD karena Kabupaten Gunung Kidul memiliki karakteristik hampir sama dengan Kabuten Kuansing yaitu sama sama memiliki Rumah sakit dengan tipe C.
Sedangkan dari segi prestasi RSUD Wonosari Gunung Kidul memperoleh pencapaian dengan predikat akreditasi paripurna pada bulan November 2016 lalu. Indeks kepuasan masyarakat terhadap rumah sakit ini adalah baik. Wabup Halim dikesempatan ini menitip pesan kepada peserta yang mengikuti kaji banding untuk dapat belajar sebaik baiknya kepada Pemkab Gunung Kidul khususnya RSUD Wonosari bagaimana dapat membuat RSUD mereka menjadi BLUD yang baik.
Sementara itu Wakil Bupati Gunung Kidul, Immawan Wahyudi menyampaikan, salahsatu layanan kesehatan yang mendapatkan prioritas dan fokus dalam pengembangan oleh Pemkab Gunung Kidul adalah RSUD Wonosari dengan menjadi rumah sakit rujukan bagi unit unit kesehatan yang tersebar luas di Kabupaten Gunung Kidul.
"Oleh karena itu terus dilakukan upaya peningkatan kualiatasnya mulai dari SDM pendukung layanan, seperti dokter, tenaga keperawatan dan laboratorium hingga kepada farmasi dan keperluan rumah sakit lainnya.
Dia berharap RSUD Wonosari dapat meningkatkan level yang lebih tinggi melalalui layanan yang profesional dan tuntas bagi setiap warga masayarakat Gunung Kidul. (rtc).
Share
Berita Terkait
HKC and ANTGAMER Wrap Up 2026 HKTDC Fair as Fate Trigger Collaboration Draws Strong Attention
HONG KONG, April 17, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- The four-day 2026 HKTDC Spring Electronic
CGTN: Cara Tiongkok dan Spanyol mempererat hubungan di tengah ketidakpastian global
CGTN mengulas kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro S?nchez ke Tiongkok, dengan menek
CCTE & CNL Initiate Fabrication of Thorium-Based ANEEL Fuel for Commercial Reactor Demonstration
Clean Core Thorium Energy is preparing for a demonstration irradiation of its patented
Schneider Electric unveils next generation agentic manufacturing capabilities powered by Microsoft Azure AI at Hannover Messe 2026
*Long-standing strategic collaboration showcases new milestones that help
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










