
Senin, 16 Januari 2017 23:57:00
Pemda Meranti dan RAPP Jalin Kerjasama Penanggulangan Karlahut
Komitmen RAPP dan Pemda tersebut diperkuat dalam pertemuan antara Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim didampingi bersama pihak managemen perusahaan, instansi vertikal, polisi dan TNI, yang berlangsung di Hotel Batiqa, Pekanbaru, Senin (16/1/2017).
Penanggung Jawab Operasional PT RAPP Sumardi, mengatakan pihak lebih fokus pada upaya pencegahan daripada penanggulangan. Perusahaan melalui Departemen Fire Previlage telah merancang program dengan alokasi dana yang memadai untuk menanggulangi Karhutla di Meranti sebagai salah satu wilayah operasional mereka.
"Untuk mewujudkannya, tentu kami tidak bisa melakukan sendiri, tetapi butuh dukungan Pemda dan yang tak kalah penting peran aktif dari masyarakat," ujar Sumardi.
Wakil Bupati H Said Hasyim menyambut baik dan memberikan mengapresiasi atas kerjasama tersebut. Dia berharap dengan kerjasama saling dukung itu bisa tercipta sinergitas dalam mengeliminir terjadinya Karhutla di wilayah Meranti.
"Apa yang dilaksanakan jangan sampai mengabaikan kepentingan masyarakat. Karena pada prinsipnya ini kita lakukan untuk kepentingan bersama, terutama dalam hal kesejahteraan masyarakat.
Wabup juga menyarankan agar sebelum Program itu dijalankan, perlu dirumuskan apa yang menjadi titik masalah. Termasuk soal tuntutan masyarakat dengan mempertimbangkan rasionalitas kondisi ril dilapangan.
Tidak kalah pentingnya, Wabup menekankan bahwa masyarakat juga tentunya tidak ingin terjadi kabakaran. Karena akan membuat mereka tidak tenang. Tetapi, lanjutnya, kadang kala masyarakat lemah juga sering dikambing-hitamkan.
"Masyarakat membakar lahannya lalu ditangkap. Ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan bagi mrreka. Padahal mereka melakukan karena kebutuhan hidup. Terpaksa membakar karena ada keyakinan masyarakat jika dibakar lahan akan subur. Ini yang perlu disikapi secara arif dan bijaksana. Jika dilarang, maka tolong diberikan solusi yang tepat," tegasnya.
Selain itu, Wabup juga berkeinginan kiranya RAPP dapat menganggarkan biaya untuk membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat. "Banyak potensi menarik di Meranti, namun tidak termanfaatkan. Jadi saya kira disinilah peran perusahaan hadir untuk membantu masyarakat. RAPP punya ahli perkebunan dan ahli lainnya, mari bantu berdayakan masyarakat agar ekonomi mereka terangkat," ajaknya.
Program Desa Bebas Api yang akan dilakukan oleh RAPP meliputi 5 item, yakni berupa Penghargaan bagi Desa Zero Karhutla berupa dana sebesar Rp100 juta dalam bentuk infrastruktur. Pemberdayaan Ketua Tim Desa, dimana perusahaan memberdayakan satu masyarakat sebagai ketua tim dibdesa yang membantu kepala desa dan Babinkamtibmas dalam menanggulangi Karhutla. Kemudian, membantu penyiapan lahan tanpa bakar dengan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan. Peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya Karhutla melalui sosialisasi dan edukasi, dan yang terakhir tentang Pemantauan kualitas udara guna pengembangan pusat data yang terintegrasi.(rls/uzi)
Share
Komentar










