
Selasa, 28 Oktober 2014 14:17:00
13 Kubik Kayu Olahan Tak Betuan Akan Segera di Lelang
riauonecom, Selatpanjang, Meranti, roc - Sebanyak 13 kubik Kayu olahan tampa pemilik, berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian dari Polres Kepulauan Meranti bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kepulauan Meranti.
Sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSI, melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmanto, Kabid Perlindungan Hutan, Tengku Efendi, Senin (27/10/14) sore semalam, mengungkapkan bahwa kayu tersebut diamankan pada Sabtu (18/10/14) lalu.
" Kami akui bahwa informasi ini baru diberikan karna kita khawatir nantinya pemilik kayu lari," kata AKP Antoni.
Kayu tersebut akan diserahkan kepada pihak Dinas Kehutanan untuk di lelang. karna, kayu tersebut akan diselamatkan dengan Privisi Sumber Daya Hutan Dana Reboisasi ( PSHDR).
"Kayu tersebut sangat bernilai, makanya akan kita limpahkan ke Kehutanan untuk dilakukan pelelangan. karna, nantinya pemenang lelang akan membayar pSHdR kepada negara," tambahnya.
Penangkapan kayu tersebut bermula, saat pihak kehutanan mendapatkan informasi terhadap kayu olahan Jenis Meranti yang ditumpuk di Sungai Suir Selatpanjang, Kepulauan Meranti.
Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, akhirnya kayu dalam keadaan terikat tersebut diamankan, dan setelah dilakukan penyelidikan selama sepekan, ternyata tidak juga ditemukan tersangka pemilik kayu itu.
"Kita berharap nantinya Pihak Kehutanan dapat menjaga kualitas Kayu tersebut, sehingga tetap bernilai tinggi, sehingga pemasukan Negara tetap lebih besar," harapnya.
Sementara itu, Kabid perlindungan Hutan, Tengku Efendi didampingi stafnya, Elvis Manihar Tambunan juga menjelaskan bahwa, sebelum dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), kayu-kayu yang sudah dibuat Broti dan Papan itu akan dihitung oleh Balai Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP).
"Setelah kita terima dari pihak kepolisian, maka akan kita hitung terlebih dahulu, baru dilelang nantinya oleh KPKNL, Pelelangan biasanya memakan waktu lama, makanya kita akan kita simpan kayu tersebut dengan merendamnya, agar tetap terjaga kualitasnya". Jelas tengku efendi. (mas)
Share
Berita Terkait
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine
ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%
Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










