
Selasa, 11 April 2017 06:52:00
ADD Tahap Pertama 2017 di Meranti Mulai Dicairkan
SELATPANJANG, RIAUONE.COM - Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama tahun 2017 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau mulai dicairkan sejak dua pekan terakhir. Pencairan kali ini rata-rata diperuntukkan oleh desa untuk membayar penghasilan tetap (siltap) berupa gaji perangkat desa.
Kepala DPMD Drs Ikhwani melalui Kabid Pemdes Sabaruddin SSos, mengatakan untuk tahapan pertama pencairan ADD di tahun 2017 sebesar 25 persen.
"Sejauh ini sudah 21 Desa diajukan dan diterbitkan SP2D dan SPM oleh DPKAD ke pihak bank. Pencairan sudah dimulai sejak dua pekan terakhir ini," ungkap Sabaruddin.
Sementara itu, lanjut Sabaruddin, bagi desa lainnya yang masih dalam proses penyiapan proposal pengajuan. Hal itu dikarenakan kebanyakan dari desa terkendala pada penyusunan RAB. "Untuk desa lainnya yang belum cair, secara bertahap akan dicairkan sesuai dengan ketersediaan keuangan daerah. Tentunya sebelum itu mereka harus melengkapi semua berkas," ujarnya.
Kabid Pemdes juga menyampaikan bahwa soal pencairan ADD langsung dilakukan oleh DPKD. Pihaknya hanya sebatas memverifikasi kelengkapan berkas saja, atau bisa disebut sebagai pengantar pencairan dana transfer kepada DPKD.
"Jadi aturan sekarang ini kalau untuk proses evaluasi dan verifikasi semua kelengkapan berkas ADD, Bupati sudah mendelegasikan ke Pemcam (Camat, red)," jelas Sabar.
Disinggung soal pelaksanaan ADD, DPMD sudah memberikan serta menyosialiasikan petunjuk teknis (Juknis) ke masing-masing desa. Bahkan, sebut Sabaruddin, termasuk kepada para Pendamping Desa dan Csmat. "Juknis yang kita sosialisasikan ke desa itu harus menjadi panduan dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari ADD atau APBDes," tuturnya.
Berikut ini desa-des yang sudah mulai dicairkan ADD-nya;
Semukut (Pulau Merbau), Batang Malas (Tebingtinggi Barat), Teluk Buntal (Tebingtinggi Timur), Lukun (Tebingtinggi Timur), Tanjung Kedabu (Rangsang Pesisir), Mengkikip (Tebjngtinggi Barat), Tanjung Sari (Tebingtinggi Timur), Tanjung Padang (Tasik Putripuyu), Tanjung Peranap, Nipah Sendanu (Tebingtinggi Timur), Gogok Darussalam (Tebingtinggi Barat), Sendanu Darul Ikhsan (Tebingtinggi Timur), Alai Selatan (Tebingtinggi Barat), Sendaur (Rangsang Pesisir, Insit (Tebingtinggi Barat), Mengkirau (Tasik Putripuyu), Mengkopot (Tasik Putripuyu), Mantiasa (Tebingtinggi Barat), Tanjung Gadai (Rangsang), Mekong dan Dasa Tanjung (Tebingtinggi Barat). (uzi)
Share
Berita Terkait
Optimalisasi Pengawasan dan Pengelolaan Dana Desa, Pemrov dsn Kajati Kepri Lakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan
KEPRI, PROVINSI, - Gubernur H Ansar Ahmad mengatakan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan negara sesuai dengan nawacita ketiga Presiden Joko Widodo. Pembangunan desa ya
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Sudah Disalurkan ke 49.095 Desa
NASIONAL, - Dalam upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi COVID-19, pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (
Kajati Riau, Dana Desa Dipegang Bendahara Bukan Dipegang Kepala Desa
BENGKALIS, MANDAU - Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Jaja Subagja mengatakan, kalau ada orang Kajari (Kejaksaan Negeri Bengkalis) yang minta uang, laporan ke saya.
Jaja
Demi Percepatan Ekonomi, Januari 2020 Pemerintah Akan Cairkan Dana Desa 40%
RIAUONE.COM, SIAK- Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) men
Komentar










