• Home
  • Riau Raya
  • Dari Januari 2014 Hingga Kini , Aliang Merupakan Penanganan Kasus Narkoba Terbesar di Meranti
Rabu, 25 Maret 2015 17:41:00

Dari Januari 2014 Hingga Kini , Aliang Merupakan Penanganan Kasus Narkoba Terbesar di Meranti

ilustrasi
MERANTI, RIAUONE.COM - Setelah didata, mulai Januari hingga Desember 2014, ada sebanyak 18 perkara dengan 23 tersangka yang tersandung dalam kasus Narkoba yang ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Kepulauan Meranti. Sementara dari Januari hingga Maret 2015 ini baru terdapat 12 tersangka. Namun sejak 2014 hingga 2015 ini, Ady alias Aliang (39) merupakan tersangka yang ditangani dalam kasus Narkoba terbesar di Kepulauan Meranti.
 
Ady alias Aliang ditangkap polisi bersama pacarnya Julia Pertis (Jupe) di sebuah rumah di Jalan Alah Air Kecamatan Tebingtinggi, pada Minggu (1/6/2014) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari penggeledahan, selain menemukan barang bukti Narkotika, kepolisian juga menemukan alat cetak ekstasi di rumah tersangka.
 
Hal ini sebagaimana dijelaskan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Narkoba AKP Joni Wardi, Rabu (25/3/2015) saat ditemui di ruang kerjanya. "Kasus narkoba terbesar yang kita tangani selama 2014 hingga 2015 ini, yakni Kasus Aliang. Karena selain pengedar, beliau juga punya alat pencetak ekstasi," tutur Joni.
 
Untuk itu, Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti itu mengimbau kepada seluruh orang tua untuk bisa lebih intensif menjaga hubungan anaknya agar tidak mudah terpangaruh akan peredaran gelap Narkoba. "Jika terindakasi pengguna, terutama pada anak- anak usia remaja, maka hancurlah Negara kita," terang Joni.
 
Dijelaskan olehnya, bahwa Kepulauan Meranti merupakan daerah yang sangat rentan masuknya barang haram tersebut, dikarenakan Meranti merupakan daerah pulau yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga. Oleh karna itu kata Joni, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
 
"Informasi dari masyarakat itu sangat penting, sehingga kedepannya jika masyarakat yang mendapat informasi mengenai adanya terkait Narkoba tersebut bisa langsung menghubungi kami di No HP 08126829712," paparnya. (mas)
Share
Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System


    THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
  • satu minggu lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • satu minggu lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • 2 minggu lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified