
Kamis, 22 Februari 2018 08:39:00
Disebut Pelakor, Oknum PNS Meranti Mengaku Menjadi Korban Penipuan
RIAUONEcom, MERANTI, - Wanita oknum PNS di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang disebut pelakor (perebut laki orang) oleh akun Gusnita Itha di media sosial (medsos) facebook, menyampaikan klarifikasi ke awak media.
Postingan status yang dibuat akun facebook istri M Nurw itu, dengan menyebutkan dirinya pelakor, ditanggapi dingin wanita berinisial Sh tersebut.
Kepada wartawan, perempuan kelahiran Tanjung Samak ini mengaku jika dirinya juga sebagai korban.
"Saya ini juga korban, korban kebohongan suami yang bersangkutan (Suami GS, M Nurw, red). Seandainya waktu itu saya tahu bahwasanya dia masih berstatus laki orang, tidak mungkin saya mau menikah dengannya, dalam arti mengusik rumah tangga mereka," ujarnya.
Untuk menguatkan pengakuannya tersebut, Sh sempat menunjukan surat putusan batal kawin dirinya dengan M Nu yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Selatpanjang, tertanggal 12 Oktober 2018.
"Waktu sebelum nikah, suami yang bersangkutan mengaku duda anak satu, diperkuat dengan melampirkan akte cerai, sehingga kami menikah pada bulan Mei 2016, dan saya tidak tahu kala itu bahwasanya akte cerai tersebut palsu," tambah dia.
Didalam akte cerai tersebut pula, kata Sh, disebutkan jika dikeluarkan oleh pengadilan agama Batam. Namun kurun berjalan waktu, karena merasa curiga dimana M Nurw merupakan warga Kota Dumai namun akte nikah dikeluarkan di Batam, selanjutnya KUA Rangsang (tempat mereka ijab qabul) mendatangi KUA Batam dan mengecek kebenaran tersebut.
"Setelah diketahui jika akte cerai tersebut palsu, selanjutnya pernikahan kami pun dinyatakan batal," ujarnya, dan mengaku kurang lebih 4 bulan menjalani hubungan rumah tangga dengan M Nurw.
Surat putusan batal kawin tersebut dikeluarkan pada 12 Oktober 2017, dan saat sidang putusan, menurut Sh, sempat dihadiri langsung istri sah M Nurw yakni GS.
"Intinya, saya ini juga korban," tegasnya.
Terkait foto buku nikah yang dikirimkannya ke GS, Sh mengaku jika niatnya waktu itu ingin memastikan jika GS dengan M Nurw benar-benar sudah tidak ada hubungan, dan memberi tahu bahwasanya mereka telah terlanjur menikah.
"Foto tersebut sudah lama, tahun 2016, saya juga heran kenapa sekarang baru disebut. Padahal pernikahan kami sudah batal," ucapnya.
Sementara terkait dirinya akan dipanggil pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Sh mengaku siap dipanggil. "Saya siap, sangat siap, nanti akan kita bawa bukti-bukti yang ada," pungkasnya.
Sebelumnya, unggahan status GS di laman facebook miliknya sempat hebohkan dunia maya. Istri M Nurw menyebutkan jika suaminya direbut oknum PNS di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Postingan tersebut sempat ditanggapi pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti. Kepada awak media, Sekretaris BKD Bakarudin MPd, bahkan menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menidaklanjuti surat pengaduan tersebut. (and)
Share
Berita Terkait
Video, Pelakor ini ngelabrak pria diduga selingkuhan-nya, si pria Sedang Jalan Dengan Istri sah-nya
NETIZEN, SOSIALMEDIA, - Ada-ada saja ini kejadian, pria ini diduga selingguh, si selingkuhan alias pelakor tejumpa di Mall, si pelakor mara
Wanita Pelakor Diduga Mengalami Masalah Jiwa
RIAUONE.COM - Nampaknya makin banyak kesal suami isteri berpisah kerana orang ketiga, mereka yang suka melihat tangisan dan rasa gembira atas penderitaan orang lain sebenarnya m
Sudah Tahu Istilah Pelakor? Viral di Tahun 2017
SERBASERBI, -- Kaleidoskop tahun 2017 sudah banyak dibuat oleh media. Hal-hal yang populer dan menarik selama satu tahun ini diulas kembali. Banyak peristiwa viral yang ter
Komentar










