
Selasa, 12 Oktober 2021 17:19:00
Dukung Aplikasi BSR, Polda Riau Siapkan 1.800 Personel Bantu Tracer Covid-19
MERANTI, riauone.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyiapkan 1.800 personel tracer untuk membantu proses tracing kontak erat Covid-19 sebagai upaya mendukung penanggulangan pandemi.
Tidak hanya itu, tenaga tracing yang disiapkan juga untuk mendukung aplikasi Bersama Selamatkan Riau (BSR). Aplikasi tersebut secara resmi diluncurkan pada Rabu (6/10/2021), pekan lalu oleh Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, bersamaan dengan peresmian gerai vaksin center Polres Kepulauan Meranti.
Tujuan dari dibuatnya aplikasi ini adalah untuk mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga penyebaran virus corona dengan mengutamakan pergerakan para petugas tracing di lapangan.
" Aplikasi BSR bertujuan memastikan masyarakat di Riau yang terkonfirmasi Covid-19 dapat tertangani dengan optimal. Mulai itu dari validasi data, verifikasi, pemberian obat hingga evakuasi ke rumah sakit dan tempat isolasi terpusat," ungkapnya.
Sambungnya lagi, bahwa ini juga salah satunya untuk memudahkan tugas dalam mencegah penularan Covid-19 warga. "Tentunya ini merupakan wujud dari kerja keras serta sebagai bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Covid-19," tambah Agung.
Kapolda sendiri menginginkan angka kematian di Riau akibat terpapar corona bisa ditekan, dan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan optimal melalui aplikasi BSR.
Selain di Kabupaten Kepulauan Meranti, Aplikasi BSR juga telah difungsikan diseluruh kabupaten yang tersebar di Riau, melalui jejaring Polres yang ada.
" Saat ini ada sekitar 1.800 tracer dari jajaran Polda ditugasi untuk melayani masyarakat. Dengan demikian kita berharap aplikasi ini berkontribusi besar menekan angka penularan," terangnya.
Peluncuran aplikasi BSR ini disambut positif oleh Bupati Kepulauan Meranti, H Muhamad Adil SH. Dia berharap dengan inovasi teknologi yang terintegrasi akan mempermudah penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.
" Pokoknya mantap. Terobosan aplikasi yang terintegrasi. Semoga aplikasi bisa memudahkan koordinasi seluruh anggota Polri dengan tenaga kesehatan, sehingga dapat menangani dan memutus penyebaran Covid-19, terlebih di Kepulauan Meranti," ucap H Adil. (pauzi)










