• Home
  • Riau Raya
  • Dukung Swasembada Pangan di Meranti, Dinas PU Ajukan DED Infrastruktur Pertanian
Rabu, 22 April 2015 18:18:00

Dukung Swasembada Pangan di Meranti, Dinas PU Ajukan DED Infrastruktur Pertanian

Kabid Pengairan Dinas Pu, Musa Albakri (baju biru), bersama rombongan saat meninjau lokasi rencana normalisasi irigasi pertanian di Rangsang
RIAUONE.COM, MERANTI, - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, melalui Bidang Pengairan saat ini mengusulkan rancangan peningkatan infrastruktur pertanian. Hal ini sebagai wujud dukungan mencapai swasembada pangan.
 
Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengairan, Musa Albakri didampingi Kasi Prasarana Pembangunan Pengairan, Tabren ST, Rabu (22/5/2015), saat ditemui di Selatpanjang. Kata Musa, DED untuk infrastruktur berupa jariangan irigasi, tanggul, dan pintu klip tersebut sudah mereka ajukan ke APBD Perubahan tahun 2015 ini.
 
"Mudah-mudahan tidak ada pemotongan anggaran terhadap usulan DED kita di APBD Perubahan nantinya. Karena, ini menjadi salah konsentrasi kita untuk mendukung swasembada pangan di Meranti," ungkap Musa.
 
Musa mengaku bahwa untuk pembangunan infrastruktur pertanian memang
membutuhkan anggaran yang lumayan besar. Setidaknya, untuk anggaran sarana yang mereka DED tersebut sekitar Rp2 Miliar.
 
"Rata-rata persoalan yang dihadapi petani sawah kita adalah masalah jaringan irigasi dan tanggul. Itu sudah kami cek ke lapangan beberapa minggu lalu di wilayah kecamatan Rangsang. Petani membutuhkan normalisasi pengairan areal persawahan," sebutnya.
 
Lebih lanjut, Musa juga mengaku kalau DED yang dimaksud belum sepenuhnya menjawab usulan Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti ke dinas PU. Namun, pihaknya komitmen untuk mengerjakan secara bertahap, sehingga semua kebutuhan petani untuk memaksimalkan irigasi bisa terwujud nantinya.
 
"Intinya ada program strategis yang diharapkan masyarakat petani. Dan, secara bertahap harus itu kita laksanakan," tutur pula.
 
Disinggung soal alokasi anggarana untuk Bidang Pertanian dalam tahun ini, dia menyampaikan bahwa bidangnya hanya mendapat alokasi anggaran Rp18 miliar. Setelah dipotong sesuai instruksi Bupati, anggaran itu berkurang menjadi Rp16, 8 miliar.
 
"Disamping itu, untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015, Bidang Pengairan sendiri mendapat bantuan sebesar Rp2,1 miliar untuk tiga program. Kami sangat berharap anggaran untuk yang DED tidak dipotong," ucap Musa lagi. (mas)
Share
Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System


    THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
  • 2 minggu lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • 2 minggu lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • 2 minggu lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified