• Home
  • Riau Raya
  • Gawat, Naiknya Harga BBM Membuat Sejumlah Bahan Pokok di Meranti Meroket
Rabu, 01 April 2015 17:43:00

Gawat, Naiknya Harga BBM Membuat Sejumlah Bahan Pokok di Meranti Meroket

pasar lesu
MERANTI, RIAUONE.COM - Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia (RI) Ir Joko Widodo, ternyata membuat para pedagang yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama pedagang Bawang dan Cabe merasa kewalahan untuk menjual dagangannya. Betapa tidaknya, kini mereka harus menaikkan harga dagangannya karena tentunya ingin mendapatkan keuntungan.
 
Menurut mereka, penaikan ini sebenarnya sangat berat untuk dilakukan karena tentunya para konsumen merasa keberatan untuk membeli. Namun apakan daya, sebagai masyarakat hanya bisa menerima atas keputusan yang telah ditetapkan pemimpinnya.
 
Sebagaimana diungkapkan Sulaiman (70) dan Septina (39) pedagang di Pasar Tanjung Harapan Selatpanjang, Mereka mengatakan bahwa sebagai pedagang sendiri merasa kualahan apalagi para konsumen yang membeli. Betapa tidaknya, setiap kali harga BBM naik mereka ikut menaikkan harga dagangan mereka, dan disaat turun mereka kembali menurunkan harga dagangan tersebut, begitu seterusnya.
 
"Kita juga terpaksa menaikkan harga dagangan kita dikarenakan ongkos transportasi naik, yang tentunya disebabkan atas kenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah," ujar lelaki paroh baya itu.
 
Diterangkan pula oleh Septina, bahwa saat ini untuk harga Bawang Merah sudah mencapai Rp.24 ribu yang sebelumnya hanya Rp.20 ribu per Kg. Harga Bawang putih sudah mencapai Rp.16 ribu yang sebelumnya hanya Rp.14 ribu per Kg. Dan harga Cabe Merah pula mencapai Rp.24 ribu yang sebelumnya hanya Rp.20 ribu per Kg nya.
 
"Cuman harga Cabe Rawit turun menjadi seharga Rp28 ribu, dan tomat tetap setabil harga biasa," terangnya.
 
Disamping itu pula, Sari (24) salah seorang konsumen ketika ditemui disaat berbelanja bahan pokok tersebut mengatakan bahwa, dirinya terpaksa membeli kebutuhan pokok yang naik harganya itu dikarenakan barang tersebut sangat dibutuhkannya.
 
"Apa boleh buat, meskipun harganya naik tetapi kita tidak bisa menghindari untuk membelinya. Kalau tidak dengan bawang dan cabe, terus kita memasak dengan apa," ujarnya dengan nada kecewa. (mas)
 
Share
Berita Terkait
  • 18 jam lalu

    Air India Partners with Volantio to Enhance Passenger Experience

    India's leading global airline now uses Volantio's demand reallocation platform to improve flight capacity management

  • 4 minggu lalu

    Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter

    Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
  • 4 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 5 bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified