
Sabtu, 13 Desember 2014 08:40:00
Kemensos Bantu Rp2,8 Miliar Untuk Meranti
riauonecom, Pekanbaru, - Kementerian Sosial menobatkan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sebagai daerah paling sukses dalam menjalankan Program Keluarga Harapan (PKH) dan berhak atas bantuan senilai Rp2,8 miliar untuk menekan angka kemiskinan di daerah itu.
"Ini adalah keberhasilan semua pihak," kata Bupati Meranti, Irwan kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima di Pekanbaru, Kamis (11/12) malam.
Ia menjelaskan Pemkab Meranti telah mulai berbenah di segala sektor untuk membawa daerah termuda di Riau ini meraih berbagai penghargaan di tingkat pusat.
Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Peringkat II Kabupaten Pemekaran terbaik sejak 2009, kata Irwan, kini berkat keberhasilan seluruh jajaran, Meranti kembali sukses dalam menyelenggarakan PKH untuk menekan angka keluarga miskin.
Berkat kesuksesan itu, kata dia, Kementerian Sosial memberikan penghargaan bantuan alokasi dana PKH untuk Keluarga Sangat Miskin (KSM) senilai Rp2,8 miliar yang langsung diserahkan Mensos Khofifah Indar Parawansa disaksikan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya di Halaman Balai Kota Kupang, Kamis (11/12).
Penghargaan didasari kesuksesan Kabupaten Kepulauan Meranti menjalankan program PKM KSM Kemensos periode I - 2014 yang sebelumnya dialokasikan untuk 8.915 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di 7 kecamatan.
Namun seiring waktu berjalan setelah dilakukan validasi dan pertemuan oleh pihak Kementerian Sosial, lanjut dia, terjadi penurunan yang signifikan menjadi hanya 6.643 RTSM.
Selain itu, perhatian khusus Kemensos atas kepedulian dan dukungan Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan sharing budget sebesar tujuh persen dari anggaran Kementerian Sosial yakni sebesar Rp430,5 juta, serta pembentukan tenaga pendamping PKH-KSM sebanyak 34 orang dengan satu operator komputer yang disebar di seluruh kecamatan yang membantu PKH-KSM keluar dari kemiskinan.
"Saya berjanji akan memberikan dukungan penuh terhadap program PKH KSM itu. Jika saat ini belum menyentuh ke seluruh lapisan masyarakat miskin di Meranti, ke depan kita harapkan semuanya dapat," katanya.
Irwan mengatakan yang menjadi kendala, sejauh ini pihaknya belum ada koordinasi yang intens antara pihak Kementerian dan daerah sehingga dukungan maksimal belum dapat dilakukan.
"Saat ini kesannya antara Kementerian dan daerah berjalan sendiri-sendiri, dengan kehadiran kita dalam acara ini tentu akan lebih fokus. Jika saat ini Kementerian Sosial membantu sekitar Rp2 miliar, kita bisa anggarkan Rp5 miliar dalam APBD," katanya seraya menjelaskan program pengentasan kemiskinan ini sejalan dengan program Pemkab Meranti.
Koordinasi itu, menurut dia, sangat penting sehingga program pemerintah pusat dapat disinergikan dengan program daerah dan tidak terjadi tumpang tindih.
Koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah juga diharapkan Irwan saat penerapan program kartu sehat, kartu pintar dan keluarga sejahterah yang sedang gencar dilaksanakan Kabinat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Program tidak pernah dikoordinasikan tiba-tiba sudah dikucurkan, kita takutkan nanti tidak tepat sasaran," katanya lagi.
Menurut rilis yang diterima, dana alokasi sebesar Rp2,8 miliar dari Kemensos untuk keluarga sangat miskin peserta PKH sebanyak 6.643 KSM tersebar di 7 kecamatan.
Dengan rincian alokasi yakni; Kecamatan Tebingtinggi jumlah bantuan Rp486.435.000 untuk 1.151 KSM, Kecamatan Tebingtinggi Barat jumlah bantuan Rp245.010.000 untuk 571 KSM, Kecamatan Tebingtinggi Timur Rp344.065.000 untuk 824 KSM.
Selanjutnya yakni Kecamatan Rangsang Barat jumlah bantuan Rp373.575.000 untuk 895 KSM, Kecamatan Rangsang sebesar 526.510.000 untuk 1.321 KSM, Kecamatan Pulau Merbau 304.065.000 untuk 674 KSM dan Kecamatan Merbau dengan jumlah bantuan Rp533.795.000 untuk 1.207 KSM. (ant/roc)
Share
Berita Terkait
Persiapan dan Semangat Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
SEJARAH, - Antusiasme masyarakat untuk menyambut
Tanggal 18 Agustus 2025 ditetapkan Sebagai Cuti Bersama Bukan Libur Nasional YA!
NASIONAL, - Pemerintah Indonesia, melalui Surat K
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Bupati Meranti dan Sejumlah Pihak di OTT KPK?
NASIONAL, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan atau OTT di Meranti, Riau. KPK menangkap tangan Bupati Meranti Muhammad Adi.
"Benar, tadi
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










