
Selasa, 14 April 2020 13:28:00
Lewat Sekolah, Disdikbud Pantau Aktifitas Belajar di Rumah
MERANTI, riauone.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, melalui masing-masing sekolah terus memantau aktifitas belajar di rumah para siswa selama wabah virus Corona atau Covid-19.
"Menyangkut aktifitas belajar di rumah ini, kita tentunya berkoordinasi dengan pihak sekolah. Intinya, peran sekolah dan orangtua sangat penting dalam membimbing mereka selama belajar di rumah," ungkap Kadisdikbud, H Nuriman Khair, sebagaimana disampaikan Kabid Dikdas, Syafrizal, Selasa (14/4/2020).
Dia juga menyampaikan bahwa ada arahan dari Kementerian Pendidikan RI, dimana dana bos diperbolehkan digunakan untuk kebutuhan pendukung kegiatan belajar di rumah tersebut.
"Keperluannya bisa bermacam-macam, sesuai kebutuhan. Bisa saja untuk membeli paket data internet dan lainya terkait aktifitas pembelajaran. Misalnya, guru memberikan tugas kepada siswa dan memantaunya melalui grup medsos," tutur Syafrizal.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan secara tegas mengatakan bahwa kebijakan meliburkan sementara kegiatan belajar dan mengajar di sekolah sebagai upaya untuk menghambat penyebaran novel corona virus atau covid-19.
Kepada para orangtua atau wali murid, Bupati Irwan mengingatkan agar membimbing anak belajar di rumah dan tidak keluar, apalagi sampai membawa pergi jalan-jalan ke luar daerah.
"Meliburkan sekolah itu bertujuan untuk menghambat penyebaran wabah corona. Dimana, anak-anak harus belajar di rumah. Jangan ada yang keluar," himbaunya.
Guna menindaklanjuti himbauan itu, Pemkab melalui Satpol PP bekerjasama dengan pihak kepolisian rutin melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah tempat keramaian di Selatpanjang. Warga atau pelajar yang kedapatan berkumpul di warung atau kedai kopi diberikan teguran dan peringatan.
Selain itu, diharapkan kerjasama dari Kepala Desa (Kades) serta perangkat desa seperti RT, kiranya ikut menghimbau secara aktif kepada warganya masing-masing. Bahkan, yang terpenting sekali adalah perhatian orangtua terhadap anak-anaknya. (uzi)










