• Home
  • Riau Raya
  • Mahasiswa STPB Lakukan Basic Research di Desa Bokor
Minggu, 26 Oktober 2014 17:00:00

Mahasiswa STPB Lakukan Basic Research di Desa Bokor

Mahasiswa STPB Lakukan Basic Research di Desa Bokor. (mas)
riauonecom, Rangsangbarat, Meranti, roc - Sebanyak 6 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB), Jawa barat, jum'at (25/10/14) siang semalam, di dampingi Dosen mereka tiba di Desa Bokor Rangsang Barat, untuk melakukan Basic Research 2014.
 
 
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Desa dan masyarakat Desa Bokor, mereka akan berada disana selama seminggu, untuk melakukan kajian tentang Destinasi Pariwisata di Desa Wisata  tersebut.
 
Sebagaimana di sampaikan Dinas Parwisata Pemuda dan Olahraga(Disparpora), melalui Sekretaris Drs H Ismail Arsyad MSi, dalam kesempatan temu ramah bersama perangkat kantor Desa bokor, mengatakan bahwa keenam mahasiswa semester 5 Program Studi Destinasi Pariwisata itu, akan melakukan kajian di Kepulauan Meranti  selama sebulan lamanya, dan hanya seminggu berada di desa wisata bokor.
 
Hasil kajian nantinya akan diseminarkan oleh pihak kampus. Bahkan dalam seminar tersebut, pihak Disparpora juga turut diundang sebagai narasumber. Kemudian, hasil kajian yang telah diperbaiki itu baru direkomendasikan kepada Disparpora Kepulauan Meranti sebagai acuan dalam melaksanakan pembangunan.
 
 
"Desa Bokor ini akan kita jadikan kunjungan bagi para mahasiswa untuk melakukan kajian sebagai kebutuhan studi mereka, saya rasa ini merupakan tempat satu-satu nya di Riau bagi mahasiswa yang melakukan riset tentang kepariwisataan"ungkap H Ismail.
 
 
Kepala desa Bokor,Aminullah Sag juga mengatakan, bahwa pihak nya menyambut baik dengan kedatangan rombongan mahasiswa STPB tersebut, menurut nya ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan desa nya.
 
"Desa bokor yang dihuni hampir 900 kepala keluarga ini Banyak menyimpan ritus yang bisa dijadikan sebagai objek pariwisata namun banyak yang belum digarap secara maksimal,namun kami akan terus menggesa objek wisata ini untuk tujuan destinasi wisatawan sebagai tindak lanjut ditetap kan nya desa bokor sebagai desa wisata Kepulauan Meranti januari 2013 lalu" ungkap Aminullah.
 
 
Pada kesempatan yang sama, Dosen yang merangkap sebagai Ketua Jurusan Destinasi Pariwisata pada STPB Hariyadi Darmawan Mengatakan, bahwa kedatangan mereka harus Bisa memberi kontribusi untuk masyarakat bokor.
 
"ini merupakan bentuk pengabdian kami untuk masyarakat, yang merupakan program khusus dari STPB untuk mengadakan penelitian apa yang menjadi kebutuhan Daerah, tahun  2015 nanti kami akan kembali mengirimkan mahasiswa untuk membuat masterplan pariwisata di desa yang kami kunjungi". kata Haryadi.(mas)
 
Share
Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System


    THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
  • satu minggu lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • satu minggu lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • satu minggu lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified