• Home
  • Riau Raya
  • Masalah Perdagangan Lintas Batas di Meranti Akan Dibawa ke Raker Komisi XI DPR RI
Selasa, 02 Mei 2017 07:06:00

Masalah Perdagangan Lintas Batas di Meranti Akan Dibawa ke Raker Komisi XI DPR RI

SELATPANJANG, RIAUONE.COM - Anggota DPR RI asal Riau yang membidangi masalah Keuangan Negara dan Perpajakan, H Jon Erizal, berjanji akan membawa aspirasi masyarakat Kepulauan Meranti soal legalitas perdagangan Lintas Batas ke rapat kerja Komisi, agar bisa ditindaklanjuti dan dicari solusinya.
 
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan bersama Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, dan dan jajaran, tokoh masyarakat serta paguyuban, di ballroom Afifa Sport, Selatpanjang, Minggu (30/4/2017) kemarin.  Dalam pertemuan itu dibahas soal legalitas perdagangan lintas batas yang menjadi isu hangat karena berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat di Meranti.
 
Dalam pertemuan itu, para pengusaha dan tokoh masyarakat banyak memberikan masukan kepada Jon Erizal. Salah satunya, H Syahril, yang menilai peraturan perdagangan lintas batas yang diberlakukan di Meranti tidak tepat.
 
Menurut dia, besarnya biaya angkut dan pajak yang dikenakan kepada pengusaha sangat memberatkan. Akibat dari itu, harga barang yang diedarkan semakin mahal. "Yang kasihan masyarakat. Harga-harga kebutuhan pokok menjadi mahal. Tapi, masuknya barang makanan dari luar negeri, secara nyata sangat membantu masyarakat disini. Kami dari pengusaha berharap dapat dipermudah dan jangan ditangkap," harapnya.
 
Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Wawan Setiawan, yang juga hadir dalam pertemuan itu, membenarkan apa yang disampaikan para pedadang. Dia menyampaikan bahwa dari hasil pantauan pihak kepolisian, masyarakat tampak resah dengan mahalnya harga bahan makanan yang dipasok dari Jawa dan Sumatera. Selain itu kondisinya sudah tak segar lagi.
 
"Makanya, setiap menjelang lebaran Pemda selalu melakukan rapat koordinasi dan meminta kebijakan khusus dari Beacukai dan Karantina, terkait pasokan sembako. Saya berharap pak Jon Erizal selaku Legislator pengesahan UU Perdagangan Lintas Batas ini dapat memperjuangkannya," harap Wawan.
 
Menyikapi masalah tersebut, Jon Erizal yang juga mantan anggota Panja Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) mengatakan akan memperjuangkan aturan perdagangan lintas batas untuk Kepulauan Meranti.
 
"Kita akan mencoba bawa aspirasi masyarakat ini ke rapat kerja Komisi. Mengingat, secara historis daerah pesisir ini tidak bisa terlepas dari pasokan bahan makanan yang berasal dari luar negeri. Mudah-mudahan dengan latar belakang Story Record ini dapat menjadi alasan kuat untuk diberikan kebijakan khusus (Deskresi) untuk wilayah Meranti," tuturnya.
 
Sebelum masalah tersebut dibicarakan dalam Rapat Komisi XI DPR RI, Ia meminta Pemda dan lengusaha, serta tokoh masyarakat untuk duduk semeja merumuskan usulan kebijakan perdagangan Lintas Batas tersebut.
 
Dikesempatan itu, pengusaha di Meranti juga sempat curhat soal penangkapan dan penyegelan terhadap bahan makanan yang berasal dari luar negeri yang disimpan di Gudang Pelindo I, Selatpanjang yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
 
Sejak ditetapkannya sebagai bahan makanan Ilegal oleh BPOM Pusat sebulan yang lalu. Hingga saat ini tidak ada kejelasan terhadap bahan makanan tersebut apakah bisa diedarkan atau harus di Re-Eksport sesuai aturan Bea Cukai.
 
Sebagaimana diketahui, selama ratusan tahun masyarakat yang berada dipesisir, termasuk Kepulauan Meranti bergantung terhadap bahan makanan (sembako) yang dipasok dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.
 
Hal ini dikarenakan, selain harganya murah, secara kualitas juga baik sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang ekonominya lemah. Namun, dengan semakin ketatnya peraturan perdagangan lintas batas atau ekspor-impor oleh pemerintah pusat, masyarakat wilayah pesisir seperti Meranti kian tertekan.(rls/uzi).
Share
Berita Terkait
  • 5 tahun lalu

    Anggota DPR RI Krisdayanti "Buka Kartu" soal Gaji-Dana Aspirasi, wah

    NASIONAL, - Anggota DPR RI sekaligus diva, Krisdayanti, mengungkap gaji hingga dana aspirasi sebagai legislator. Sejumlah anggota DPR RI membeberkan bedanya gaji hingga dana asp

  • 5 tahun lalu

    Ketua DPRD Khairul Umam dan Wabup Bagus Dampingi Kunker Anggota DPR RI ke Pantai Rupat

    PARLEMEN, BENGKALIS, Rupat Utara, - Ketua DPRD H. Khairul Umam bersama wakil Bupati Bagus Santoso mendampingi anggota DPR RI Syahrul Aidi M dalam rangka kunjungan kerja di salah

  • 7 tahun lalu

    Nama-nama populer yang tersingkir dari Gedung DPR, ada Fachri Hamzah dan Budiman Sujadmiko?

    NASIONAL, POLITIK, -  Masa bakti anggota DPR periode 2014-2019 segera berakhir pada September 2019 ini. Anggota DPR yang baru pun akan segera dilantik 1 Oktober 2019. Ada 5

  • 9 tahun lalu

    Efendi Sianipar : Kita di DPR Sangat Mendukung Program Diversifikasi pangan

    RIAUONECOM, MERANTI, - Langkah kanan Bagi Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan produksi beras, Sagu dan sektor perkebunan serta perikanan di Tahun 2018 mendatang,
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified