
Senin, 27 April 2015 17:03:00
Pantai Beting Beras di Kuala Merbau Jadi Tumpuan Pengunjung Saat Liburan Akhir Pekan
MERANTI, RIAUONE.COM - Dengan hamparan pasir yang halus yang terbentang di tepian pantai yang memliki panjang lebih kurang 4 Km, Pantai Beting Beras di Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti itu menjadi tumpuan para pengunjung saat liburan akhir pekan.
Pantai beting beras yang menjadi objek wisata tersebut merupakan pantai landai berpasir putih yang terletak tepat dipesisir Selat Malaka.
Pantai beting beras memiliki sejarah yang cukup menarik, Menurut cerita dan keterangan warga setempat, pantai beting beras terjadi akibat tumpahan beras dari periuk nasi yang sedang mendidih di atas tungku saat pertarungan antara dua orang panglima saat itu yaitu Panglima Ali Vs Panglima Abas di tepian pantai kuala Merbau tersebut.
Selain itu, Pantai ini juga di anggap salah satu tempat yang dikeramatkan oleh warga setempat hingga saat ini. Ini diakibatkan terus berkembangnya kabar di masyarakat setempat tentang asal usul terjadinya itu.
Sehingga, jika mengunjungi pantai ini, sifat dan prilaku tidak boleh sembarangan, yakni dengan tidak mengatakan atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma setempat.
Camat Pulau Merbau, H Edi Mohamad Nor ketika ditemui, Minggu (26/4/2015) mengungkapkan bahwa saat ini para pengunjung pantai beting beras mulai ramai. "Ya kelihatannya para pengunjung pantai tersebut mulai ramai dari sebelumnya," ucapnya.
H Edi juga mengatakan bahwa keedepannya pantai beting beras tersebut akan terus dikembangkan. "Selanjutnya agar pantai ini bisa dikembangkan tentunya butuh dukungan dari semua puhak, baik dinas terkait maupun unsur masyarakat," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kuala Merbau Efendi Alwi, mengatakan bahwa Pantai yang mengamplikasikan keindahan alam itu menyimpan cerita sejarah zaman kesultanan kerajaan Merbau.
Selain itu, Kata Efendi, Pantai ini juga mempunyai kekayaan biota laut bergai jenis seafood yang tidak ditemui di pantai wisata daerah lain.
Menurutnya, Pantai ini sendiri diramaikan pengunjung dalam beberapa bulan belakangan, hal ini juga merupakan efek dari Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Setiap akhir pekan, tercatat ribuan pengunjung datang kesini, hal ini tak lepas dari fokus pemerintah membuka ases wilayah ini dari terisolir. Semakin ramai pengunjung kesini, tentu menjadi efek ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, baik bagi para pedagang maupun yang menyediakan jasa parkir," terang Efendi. (mas)
Share
Berita Terkait
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine
ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%
Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










