• Home
  • Riau Raya
  • Pemkab Meranti Imbau Pedagang Tidak Memanfaatkan Keadaan
Selasa, 31 Maret 2020 22:36:00

Pemkab Meranti Imbau Pedagang Tidak Memanfaatkan Keadaan

MERANTI, - Menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menghimbau seluruh pengusaha dan pedagang sembako tidak memanfaatkan keadaan, dengan semena-mena menaikkan harga jual barang kepada masyarakat atau konsumen.

Himbauan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, baru-baru ini melalui surat edaran. Selain itu, pengusaha atau pedagang diminta untuk tidak menimbun sembako.

"Dalam melakukan transaksi jual beli, diminta tidak menaikkan harga barang. Kita menghimbau kepada seluruh pelaku usaha atau pedagang untuk tetap menstabilkan harga jual barang," himbau Irwan.

Himbai juga disampaikan  kepada masyarakat bahwa dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari menyediakan stok sepenuhnya, namun tidak melakukan penimbunan barang.

"Perlu dilakukan pembatasan setiap transaksi pembelian untuk kepentingan pribadi. Kemudian, dalam proses transaksi jual beli, tidak dilakukan secara ramai atau berkumpul di suatu tempat," ingatnya.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop UKM) Kabupaten Kepulauan, Mohammad Azza Faroni, mengaku sejauh ini stok sembako, BBM dan gas LPG masih aman.

Pihaknya, kata Azza, berkoordinasi dengan provinsi dalam hal pengawasan stabilitas kebutuhan pokok oleh pelaku usaha dilapangan. Termasuk soal ketersediaan sembako bagi wilayah Kepulauan Meranti dalam menghadapi situasi yang berat saat ini, yakni wabah Covid-19.

"Sebagaimana himbauan bupati, kita terus melakukan pengawasan bersama dengan provinsi terkait harga barang dan ketersediaan sembako. Ini upaya dalam menghadapi wabah Covid-19, agar mayarakat tidak khawatir," ungkapnya.

Lebih lanjut, Azza menjelaskan ada sejumlah barang yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Salah satunya, yakni gula pasir. Memang akuinya, secara nasional ketersediaan gula saat ini terbatas.

Menanggapi beredarnya isu liar bahwa toko-toko, khususnya di Selatpanjang akan ditutup, Azza menyangkal hal itu. Dia menyampaikannya bahwa isu itu tidak benar adanya.

"Itu tidak benar. Toko yang ada tetap buka. Jadi, kita minta jangan ada yang membuat isu meresahkan. Karena, kondisi kota saat ini menghadapi bencana. Tidak bisa dibuat main-main," tegasnya. (uzi)


Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified