• Home
  • Riau Raya
  • Pemkab MoA dengan Unri, Putra Putri Meranti Berpeluang Masuk
Minggu, 09 April 2017 16:36:00

Advertorial

Pemkab MoA dengan Unri, Putra Putri Meranti Berpeluang Masuk

Bupati Meranti Irwan Univ Riau
MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan pihak Universitas Riau (Unri) dalam bidang pendidikan jenjang S1 dan S2 bagi putra daerah.
 
Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi mengatakan dengan adanya kerjasama antara Pemda Kepulauan Meranti dengan Unri akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam seleksi penerimaan masuk perguruan tinggi negeri. Anak-anak asal Kota Sagu mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa menuntut ilmu di Unri.
 
“Dengan kerjasama ini, Unri akan memberikan kemudahan untuk anak-anak kita yang saat ini melaksanakan ujian akhir sekolah agar dapat melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi negeri,” kata Irwan.
 
Menurut Irwan, apabila berkompetisi secara bebas, tentu kuota penerimaan mahasiswa terbatas. Dengan kerjasama ini membuat kuota lebih lebar dan anak-anak Meranti dapat masuk di beberapa fakultas melalui jalur khusus.
 
Tak hanya bekerjasama di jenjang S1, Pemda Kepulauan Meranti juga menjajaki kerjasama di jenjang Pasca Sarjana (S2). Dengan ini pula, akan memberi kemudahan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kota Sagu dapat melanjutkan pendidikan S2, dengan prioritas tertentu. Selain itu, diharapkan juga dari kerjasama ini Unri bisa melakukan penelitian-penelitian yang lokasinya berada di Kepulauan Meranti.
 
“Kepala SKPD yang mempunyai peluang kajian, bisa kerjasama dengan Pasca Sarjana Unri,” jelas Irwan.
 
Irwan mengatakan, UU nomor 23 tahun 2014 yang mengatur tentang pemerintah daerah (Pemda) disitu disebutkan bahwa tingkat SMA, SMK, dan MA tidak lagi berkoordinasi dengan bupati, tetapi sudah diambil alih pusat melalui koordinasi gubernur. Namun praktek di lapangan, masyarakat tidak mengetahui hal itu. Atas beban moral dan emosional, Pemda Kepulauan Meranti membuat kebijakan bagaimana lulusan SMA, SMK, dan MA bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan biaya ditanggung pemerintah.
 
“Secara struktural bukan kewenangan kami. Tapi apa yang kami lakukan ini adalah upaya bagaimana pemerintah kabupaten/kota menjamin agar anak-anak di sini dapat mengenyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi,” ungkapnya.
 
Sementara Dekan Fisip Unri, Syafri Harto menyambut baik upaya dari Pemda Kepulauan Meranti. Menurutnya, dengan penandatanganan MoA tersebut, merupakan wujud nyata merealisasikan MoU yang ditandatangani beberapa waktu lalu dengan Irwan selaku Bupati Meranti di Kota Batam.
 
“Kami ke sini untuk merealisasikan MoU yang ditandatangani beberapa waktu lalu di Batam. Ini bukan karena kedekatan kami dengan bupati,” kata Syafri Harto.
 
Direktur Pasca Sarjana Unri Zulkarnain berjanji akan melakukan berbagai riset di Kepulauan Meranti akhir masa jabatannya pada 2018. Ia juga memaparkan bahwa sampai saat ini ada 29 prodi pasca sarjana di Unri. Atas kerjasama Pemda dengan Unri, akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada aparatur di Kota Sagu yang melanjutkan pendidikan di Unri.
 
Zulkarnain mengaku sering turun ke Meranti membawa siswa dari Jepang untuk melakukan penelitian. Ia juga akan mengajak Irwan ke Jepang untuk menunjukkan hasil penelitian yang selama ini dikerjakan atas kerjasama Unri dengan sekolah di Jepang.
 
“Kita akan lihat hasil penelitian atas kerja sama Unri dengan sekolah di Jepang,” ujarnya.
 
MoA tersebut ditandatangani Zulkarnain dengan BKD Kepulauan Meranti diwakili Sekretaris M Edy Afrizal dan Zulkarnain dengan Kadis LHK Irmansyah. (advetorial/uzi).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified