
Minggu, 19 April 2015 10:24:00
Pengurus HMI Cabang Kepulauan Meranti 2015-2016 Dilantik, Nurhidayat Jabat Ketua
MERANTI, RIAUONE.COM - Pengurus Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Sabtu (18/4/2015) malam pukul 21:00 WIB, resmi dilantik. Nurhidayat dijabat sebagai ketua umum. Pelantikan dipimpin langsung oleh Pengurus Besar HMI Pekanbaru Rafi Murdianto. Digelar di Grand Meranti Hotel Jalan Kartini Selatpanjang.
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Masrul Kasmy MSi, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Ormas Kepulauan Meranti, OKP, anggota DPRD Kepulauan Meranti. Pengurus HMI yang lama dn pengurus baru dilantik, juga beberapa Kader.
Ketua Umum HMI Kepulauan Meranti terpilih Nurhidayat, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas dipercayai dirinya sebagai pengurus HMI yang baru. "Sebagai pengurus yang baru, tentunya pengetahuan kami masih kurang. Oleh karna itu pula, kami sangat membutuhkan tunjuk ajar dari pengurus besar HMI," tuturnya.
Sebagai kepengurusan yang baru juga kata Hidayat, awal tindakan yang dilakukan untuk pengembangan HMI, akan difokuskan pembinaan terhadap Kader terlebih dahulu. Selanjutnya, menurutnya baru hal-hal yang lainnya, seperti sosialisasi ke sekolah- sekolah.
"Kedepannya juga, insaallah apapun hal yang bisa kami (HMI,red) bantu, akan kami coba bantu," paparnya.
Sementara itu, Pendiri HMI Kepulauan Meranti Sadam Dewana, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris HMI Umum Halimatun Sa'diyah, mengucapkan terimakasih kepada pengurus HMI lama, dan mengucapkan selamat pengurus HMI baru dilantik.
"Terimakasih atas kerjanya pada kepengurusan sebelumnya. Dan bagi kepengurusan yang baru diharapkan dapat memberikan yang terbaik dalam kepengurusan yang dijalaninya, lakukanlah sesuai dengan ketentuan agama," sebutnya.
Dia juga berharap kepada pemerintah terutama pemerintah daerah agar dapat memberikan yang terbaik dalam memimpin rakyat yang ada di Kepulauan Meranti. Karena beliau mengatakan bahwa HMI selalu mendukung terhadap masyarakat.
"Kami juga berharap kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan bimbingan kepada adik-adik kami (HMI,red)," pesannya.
Atas pelantikan itu, Fahmi Budiman Alumni HMI Kepulauan Meranti, menginginkan kepada pengurus HMI Kepulauan Meranti yang baru agar bisa menjaga imej HMI. "Kita harus bisa menciptakan moral yang baik, karena HMI merupakan kontrol sosial. Harus bisa bekerjasama baik dengan
Polres, DPRD, dan masyarakat," harapnya.
Dirinya juga berharap kepada pengurus baru bisa merubah moral, karakter, idialisnya. Karena menurutnya, yang sebelumnya masih dianggap sangat kurang terhadap hal itu.
Sedangkan, Pengurus Besar HMI Pekanbaru Rafi Murdianto, dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kepengurusan HMI yang sebelumnya. Dia juga berharap agar Pengurus HMI Kepulauan Meranti bisa secara cepat mengintruksikan atas apa yang disampaikan oleh alumni HMI itu.
"HMI merupakan organisasi pengkaderan dan perjuangan. Jaga nama baik HMI, lakukan terus proses pengkaderan, lakukan kontribusi terhadap sesama, dan lakukan juga komunikasi dengan pemerintah daerah karena keberadaan HMI bukan hanya sebagai untuk mewarnai saja, namun harus bisa memberikan yang terbaik untuk daerah. Untuk itu, mari kita terus berjuang," suportnya.
Ditempat sama, Wakil Bupati Masrul Kasmy, dalam sambutannya menyebutkan bahwa HMI tentunya sangat bangga mempunyai kader-kader yang bersikap baik dan profesional. Dia berharap agar kedepannya HMI bisa terus memberikan hal yang positif di daerahnya.
"Seperti masalah yang dihadapi Meranti saat ini, dimana BBM sering terjadinya kelangkaan, dan harganya pun sangat tinggi sehingga sangat merugikan masyarakat. Tetapi, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah, salah satunya Bupati telah meminta penambahan kuota BBM, namun hingga kini belum juga direalisasikan," terang Wabup.
Tentunya pula kata Wabup, hal ini menjadi pembelajaran bagi HMI. Karena menurutnya, atas hal yang terjadi itu yang paling cepat demo adalah kalangan mahasiswa. Padahal, pemerintah daerah juga terus berupaya agar hal itu tidak terjadi.
"Masih banyak hal lain yang perlu kita bahas. Namun, kami ingin HMI itu menjadi tintai, yang memikir atas tatanan nilai-nilai pembangunan dengan baik dan positif. Yang mungkin sebelumnya diadakan demo, alangkah lebih baik jika dilakukan dengan dialog terbuka," ujar Wabup pula.
Untuk itu pula terang Wabup, HMI harus bisa mencari solusi dengan bijak, dengan pikiran yang positif. Apalagi menurutnya, Meranti merupakan Kabupaten nilai kemiskinannya tertinggi di Indonesia. Yang tentunya juga, pengaruh ini diakibatkan tingginya harga BBM, sementara pemenuhan kebutuhannya menurun, seperti harga karet sangat anjlok sekali saat ini. (mas).
Share
Berita Terkait
World's First Commercial Multimodal LLM for Cultural Tourism Enters Broad Application
Autheo Introduces the Internet Operating System: A Decentralized Coordination Layer for the Web, Blockchain, and AI
Five years in the making, Autheo is launching its decentralized operating sy
Hainan FTP marks 6-month milestone of special customs operations, signs deals during Hong Kong visit
Bitget Launches Third Year of Anti-Scam Month with New Report on Multi-Asset Fraud
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










