• Home
  • Riau Raya
  • Sekda : Pejabat Boleh Datang dan Pergi, Aset Daerah Harus Tetap Tinggal di Tempat
Selasa, 14 April 2015 12:48:00

Sekda : Pejabat Boleh Datang dan Pergi, Aset Daerah Harus Tetap Tinggal di Tempat

sekda buka bimtek pengelolaan barang milik daeah
MERANTI, RIAUONE.COM - Pertanggung jawaban dalam menjalankan tugas itu sangat diperlukan, karena seiring berjalannya waktu, tidak selamanya seorang pejabat itu tetap duduk di kursinya, pasti ada perpindahan ataupun sampai masa pensiunnya. Atas hal itu pula, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti Drs H Iqaruddin MSi, menegaskan agar para pejabat yang berada di Kepulauan Meranti bisa mempertanggung jawabkan atas pekejaannya apalagi menyangkut milik daerah.
 
"Pejabat boleh datang dan boleh pergi, namun aset daerah harus tetap ditinggalkan di tempat. Satu rupiah pun kalau sudah menyangkut milik daerah harus benar-benar dipertanggung jawabkan," ungkap Sekda pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Barang Milik Daerah yang digelar Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPAKD) Kepulauan Meranti, Selasa (14/4/2015) pagi. Digelar di Grand Meranti Hotel Jalan Kartini Selatpanjang.
 
Dihadapan seluruh peserta Bimtek, Sekda menegaskan agar kedepannya para peserta lebih siap dan sigap dalam mengelola barang milik daerah tersebut. Dan bagi semua SKPD pula diharapkan bisa mengawasinya. Karena dengan begitu kata Sekda, semua akan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan keinginan bersama.
 
"Bagi para pejabat, jangan mentang-mentang dah berjasa, malah barang yang dipegang disaat jabatannya ketika ia pindah ataupun pensiun malah diangkut (dibawa,red)," tegas Sekda.
 
Diterangkan juga oleh Sekda, bahwa di Kepulauan Meranti, jangankan pembelian di zaman masih bergabungnya dengan Kabupaten Bengkalis, namun pada pembelian zaman Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri saja banyak dibawa para pejabat ketika ia pindah jabatan ataupun sampai pensiunnya. Oleh karna itu kata Sekda, setelah diberikan bimbingan ini diharapkan agar hal seperti itu tidak terulang lagi.
 
"Diharapkan dengan diberikan bimbingan teknis ini bisa melahirkan orang-orang yang profesional, sehingga kedepannya bisa mengelola semua barang milik daerah sesuai dengan ketentuan. Dengan begitu pula, di masing-masing SKPD ada perbaikan-perbaikan dari sebelumnya," terang Sekda.
 
Sebagai imformasi, kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, yakni mulai dari tanggal 14 hingga 16 April 2015. Dan dikuti sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari pengurus barang dan penyimpanan barang dari setiap SKPD. (mas)
Share
Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System


    THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
  • 2 minggu lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • 2 minggu lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • 2 minggu lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified