- Home
- Riau Raya
- Tekan Angka Penderita Penyakit Menular di Pedesaan, Bupati Irwan Minta Stop BAB Sembarangan

Senin, 16 Maret 2015 23:03:00
Tekan Angka Penderita Penyakit Menular di Pedesaan, Bupati Irwan Minta Stop BAB Sembarangan
MERANTI, RIAUONE.COM - Ternyata Buang Air Besar (BAB) sembarangan masih dilakukan oleh kalangan masyarakat di pedesaan. Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi, menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembuangan air besar sembarangan. Pasalnya kata Bupati, hal itu bisa menyebabkan tingginya angka penderita penyakit menular terutama di Perdesaan.
Hal itu diungkapkan Bupati Irwan pada acara Deklarasi Desa Bokor Bebas Buang Air Besar Sembarangan yang digelar di Dusun Manggis Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, Senin (16/3/2015).
Dalam kesempatan itu Bupati Irwan meminta agar masyarakat untuk tidak melakukan pembuangan air besar sembarangan. Dan Bupati Irwan mengatakan nantinya akan dibangun Kakus percontohan ditiap Desa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana membangun Kakus yang layak.
"Buang air besar dan kencing sembarangan menyebabkan pencemaran lingkungan dan tingginya angka penderita penyakit menular. Oleh karna itu, agar kesehatan masyarakat bisa terjaga mari buang air besar pada tempatnya," imbau Bupati.
Selain itu juga, Bupati sangat mengapresiasi atas digelarnya deklarasi bebas BAB sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bokor tersebut. "Diharapkan dengan deklarasi ini, tidak ada lagi masyarakat yang BAB sembarangan dan hendaknya komitmen serupa juga diikuti oleh Desa-Desa lainnya se-Kabupaten Kepulauan Meranti," harap Bupati.
Dijelaskan Bupati, buang air sembarangan terkadang diangap sepele oleh sebagian masyarakat, akibatnya banyak masyarakat yang tertular penyakit karena lingkungan dan makanan yang dikonsumsi sudah tercemar. "Kasus ini juga turut membebani APBD karena menambah bengkaknya biaya kesehatan," terang Bupati.
Menurut Bupati juga, mestinya hal itu tidak perlu terjadi jika seluruh masyarakat komitmen menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Namun dikarenakan kurangnya pemahaman akan kebersihan lingkungan dan kesehatan turut mempengaruhi perilaku masyarakat, tak jarang masyarakat lebih memilih membeli HP mahal daripada membangun Kakus yang layak dirumahnya.
"Kita lihat masyarakat punya 2 sampai 3 HP, tapi untuk membangun satu Kakus yang baik saja tidak mau," ujar Bupati
Untuk itu, Bupati Irwan meminta peran aktif dari Camat, Lurah hingga Kades memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Selain itu juga Pemda dalam hal ini Dinas Kesehatan, sesuai dengan intruksi Bupati, akan berupaya mensosialisasikan setiap rumah memiliki Kakus yang baik. Sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan akan membangun Kakus percontohan ditiap Desa sebagai acuan bagi masyarakat. Dan kepada perangkat Kecamatan hingga Desa, Bupati juga mengajak turut mensosialisasikan hal serupa dengan mengajak warganya untuk membangun Kakus yang baik.
"Camat, Kades mari bersama melakukan kampanye membangun Kakus yang baik," ajak Bupati. (mas)
Share
Berita Terkait
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Alibaba Cloud Expands Global Infrastructure and AI Portfolio to Accelerate Enterprise AI Adoption
Empowering global enterprises across software, electronics, logistics, gamin
Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine
ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










