
Selasa, 20 Januari 2015 14:20:00
Terintrusi Air Asin, 50 Persen Lahan Sawah di Meranti Dikategorikan Belum Aman
riauonecom, RangsangPesisir, Meranti, roc - Hingga saat sekarang ini, Kabupaten Kepulauan Meranti sudah memiliki lahan persawahan begitu luas, yakni sekitar 6000 hektar. Akan tetapi, disayangkan 3000 hektar dikategorikan belum aman karena sering terintruksikan air asin.
Untuk itu, ungkap Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM, ketika dikonfirmasi wartawan, usai peletakan batu pertama pelaksaan pencanangan perbaikan irigasi.
"Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki lahan persawahan yang begitu luas, hingga saat ini Meranti sudah memiliki sekitar 6000 hektare. Namun 3000 nya masih belum bisa dimanfaatkan, karena sering terintruksi air asin," tuturnya.
Untuk itu, lanjunya bahwa nantinya akan dilakukan perbaikan tanggul. Sehingga semua lahan tersebut bisa dimanfaatkan tampa ada kendala air asin lagi.
"Nantinya akan kita usahakan untuk membangun tanggul sekitar 80KM di dua Kecamatan ini, yakni Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Sehingga semua lahan tersebut dapat dimanfaatkan," jelasnya. (mas)
Share
Berita Terkait
*Huawei Pioneers a New Computing Architecture for the AI Era: Making One Million Processors Work as One Computer - .........
A New Chapter for German Aviation: Deutsche Aircraft Opens D328eco Final Assembly Line in Leipzig
Aircall Builds on ANZ Foundation to Expand Across Southeast Asia, Names New Asia Pacific Leadership
Frank Eagleton promoted to Managing Director, Asia Pacific, and Rehan Wickremeratne app
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










