• Home
  • Riau Raya
  • Tibanya Hari Sembahyang Kubur, Selatpanjang Diserbu Warga Tionghua
Kamis, 09 April 2015 18:12:00

Tibanya Hari Sembahyang Kubur, Selatpanjang Diserbu Warga Tionghua

warga tionghua bakar tongkang Rohil
MERANTI, RIAUONE.COM - Sembahyang Kuburan merupakan kegiatan rutin tahunan dilakukan umat Tionghua. Dan kegiatan ini sudah merupakan budaya dan kepercayaan sejak turun- temurun bagi mereka, yang dimanapun mereka berada harus pulang ke tempat asalnya untuk melaksanakannya. Jadi, tak heran jika tiba hari pelaksanaan Sembahyang kubur itu,  Selatpanjang diserbu warga Tionghua yang pulang kampung untuk menunaikannya.
 
Seperti halnya yang diungkapkan Awi, salah seorang warga Tionghua yang tinggal di Jalan Merbau, Selatpanjang kota, Kecamatan Tebingtinggi, seusainya melaksanakan Sembayang Kuburan di Kampungbaru Selatpanjang kota, belum lama ini. Dia mengatakan bahwa sembayang kuburan itu merupakan hari besar dan hari penghormatan kepada orang tua dan nenek moyang bagi warga Tionghua.
 
"Kalau pada perayaan Imlek, seandainya ada keluarga yang tidak bisa pulang kampung tidak jadi persoalan, tapi kalau pada pelaksanaan sembayang kuburan ini yang  jauh-jauh pun harus datang meski dari luar Negeri. Dan ini sudah merupakan budaya dan kepercayaan bagi kami umat Tionghua," ucapnya.
 
Diterangkan juga olehnya, bahwa Sembanyang Kuburan tersebut sangat sakral bahkan lebih sakral dari pada perayaan Imlek, bahkan karena pentingnya keluarga-keluarga yang berada jauh dari Selatpanjang atau yang berada di luar Negeri juga harus pulang ke Selatpanjang dengan tujuan hanya untuk melaksanakan sembayang kuburan tersebut.
 
"Sembanyang kuburan ini juga biasanya dilakukan sekali dalam satu tahun, dan biasanya akan dilaksanakan selama 20 hari. Mulai dari tanggal 7 sampai tanggal 27, dan hari besarnya biasanya pada tangal 17," terangnya.
 
Lebih jauh dikatakannya, bahwa dalam adat istiadat warga Tionghua itu, miskipun orang kaya, namun jika tidak melaksanakan sembahyang kubur
bersama keluarganya, maka secara spontanlisasi citra dan nama baik keluarga tersebut akan menjadi kurang baik dan tidak bagus dimata
masyarakat khususnya bagi warga Tionghoa.
 
"Dalam sembayang kuburan itu kita juga berdoa untuk kesejahteraan dan keselamatan kita, serta untuk kemajuan daerah ini. Dan jika ada yang mau memperbaiki kuburan yang rusak itu dari tanggal 7 sampai 16, dan tanggal 18 sampai 27 menurut hitungan tangal tahun china. Dan pada hari besar sembayang kuburan tidak boleh lagi ada aktivitas perbaikan atau pekerjaan yang dilakukan," paparnya. (mas)
Share
Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Dikatakan Hari Ini Selasa 5 Agustus 2025 jadi Hari Terpendek? Begini Penjelasan-nya


    DUNIA, - Ada beberapa berita yang menyebutkan bah
  • 3 tahun lalu

    Geger, Greenpeace Soroti Kulit Harimau di Meja Kerja Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

    NASIONAL, - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mendapat sorotan setelah video yang memperlihatkan saat ia berbincang dengan tamunya, tampak di atas meja kerjanya terdapa

  • 4 tahun lalu

    Memeriahkan Peringatan HGN, Kapolsek Ujungbatu Turutserta Dalam Acara Yang Digelar Oleh MTsN 2 Rokan Hulu

    Rokan Hulu, RiauOne.Com - Kapolsek Ujungbatu AKP. Andi Cakra Putra S.I.K., M.H. Turut serta dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Guru Nasional, di MTs Negeri 2 Rokan Hulu yang

  • 4 tahun lalu

    Kapolsek Tambusai Utara Bagikan 20 Paket Sembako Untuk Guru Honorer Pada Peringatan HGN

    Rokan Hulu, RiauOne.Com - Kapolsek Tambusai Utara AKP. Pardomuan Simatupang sebagai Inspektur Upacara pada perayaan Hari Guru Nasional, juga membagikan Bansos dan Nasi Tumpeng,

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified